"Balada Tanah Syuhada" | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
"Balada Tanah Syuhada" Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 09:54 Rating: 4,5

"Balada Tanah Syuhada"

 "Balada Tanah Syuhada"


Masihkah kau ingat,
Wahai anakku
Tentang negrimu yang pernah tercekat
Oleh peluru yang kini sudah berkarat

Bila hari telah berganti gelap
Seluruh negri terasa senyap
Hanya suara mobil tank yang berderap
Tembakan senjata seakan menancap

Anak seuisiamu ikut terlibat
Tak takut mati dihajar aparat
Bila-pun gugur syuhada tercatat
Bidadari surga menanti di akhirat

Zaman dulu tak seperti zamanmu
Yang terasa berwarna seiring waktu
Rumah-rumah dipenuhi tamu
Gelak dan tawa bertalu-talu

Dulu,anak seusiamu memegang bambu runcing
Kini,anak seusiamu sibuk dengan bunyi kring-kriing
Beribadah kepada Tuhan tak lagi penting
Siang dan malam lalai dengan browsing

Dulu,tanah syuhada dipenuhi kubangan darah
Kini,tanah syuhada dipenuhi para penjarah
Para pelakunya oknum pemerintah
Tak takut lagi melanggar sumpah

Wahai anakku,
Bila kelak kau menjadi pemimpin bangsa
Jangan kau gores lagi luka di tanah syuhada
Buatlah rakyat tersenyum sepanjang masa.

Ujong kareung-Sabang,8 April 2015

Muksalmina: siswa MAN kota Sabang dan aktif di Forum Lingkar Pena (FLP) kota sabang,Aceh.



Rujukan:
[1] Disalin dari karya Muksalmina
[2] Dikirim langsung oleh penulis melalui eMail


1 Response to " "Balada Tanah Syuhada""

Muxsalsabang said...

Alhamdulillah,akhirnya dimuat.terimakasih admin.SALAM LITERASI...!