Huruf ini Untuk Niar - Huruf Menutup Pagi - Aku Punya Rahasia - Hurufku | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Huruf ini Untuk Niar - Huruf Menutup Pagi - Aku Punya Rahasia - Hurufku Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 01:29 Rating: 4,5

Huruf ini Untuk Niar - Huruf Menutup Pagi - Aku Punya Rahasia - Hurufku

Huruf ini untuk Niar 

buat bunga; 
Niar tertawa senang 
betapa pagi itu huruf-huruf menyergapku 
matanya menebar pesona 

       lagi-agi Niar 

aku menatap huruf-huruf yang muncul cemerlang 
kemunculannya dari penjurupenjuru peluru 

       lagi-lagi Niar 

pagi itu tulisan teramat menyita perhatianku 
seakan punya kadar cekaman 
bebannya lebih daripada berbagai hal yang bias 

       lagilagi Niar 

kelap-kelip lampu, penyeberang jalan 
rel kereta api, manuver motormotor 
lubang menganga di jalan 

       lagilagi Niar 

mendesakkan tatapan pada huruf-huruf untuknya 
Niar dan semestinya ia perhatikan 
huruf-huruf ini untuk Niar 

Kata dalam kota, 2015 

Huruf Menutup Pagi 

buat bunga; 
begitu kewalahan Niar 
saat itu mesti menutup mata 
berharap ketika membuka mata 
akan menatap jalanan 
hal-hal penting-penting saja 
terasa genting 
       dengar 
       rasa 
       deg 
       deg 
       duk 
       duk 
       siapa 
       mengapa 
suara klakson panjang 
terdengar begitu dekat 
huruf itu membuka mata 
hanya sedikit celah bersisa 
jantung mendebar 
oleh senyum itu 
kala itu 
kalah huruf-huruf menutunya 
pagi yang takkan datang lagi 

Kata dalam kurung huruf, 2015 

Aku Punya Rahasia 

buat bunga; 
aku begitu gesit pagi ini, 
rasanya seperti kupu-kupu 
ada sayap tumbuh sepasang 
aku hampir bisa tahu 
       itu kamu 
       itu kamu 
       itu kamu 
rasanya jadi kupu-kupu 
sayap mengibas-ibas 
menguji kepekatan udara 
ada gaya tarik bumi 
rahasianya kamu 
itu kamu 
sebagai rahasia 

Semua kata huruf, 2015 

Hurufku 

buat bunga; 
wahai huruf-huruf 
huruf-hurufku 
keluar di ujung 
       bolpoin 
       seregu 
       serombongan 
oh, berbondong-bondongan 
mendarat gembira 
memakai parasut tinta biru 
sana-sini jebratjebret 
akhirnya jadi sederet 
bawa kursi malas 

Sesembahanku, 2015 


Imam Khanafi, lahir di Kudus, 11 April 1989. Bergiat di Kelompok Penulis Sastra, Kudus. Puisi-puisinya termaktub dalam antologi, antara lain Indonesia dalam Titik 13 (2013) dan Puisi buat Gus Dur, Dari Dam Sengon ke Jembatan Panengel (2013).

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Imam Khanafi
[2] Perna tersiar di surat kabar "Media Indonesia" pada 12 April 2015


0 Response to "Huruf ini Untuk Niar - Huruf Menutup Pagi - Aku Punya Rahasia - Hurufku "