Sajak Bunga - Sajak Hari - Mangga Muda - Bunga Kantil - Jelma Malam | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Sajak Bunga - Sajak Hari - Mangga Muda - Bunga Kantil - Jelma Malam Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 01:25 Rating: 4,5

Sajak Bunga - Sajak Hari - Mangga Muda - Bunga Kantil - Jelma Malam

Sajak Bunga-Bunga Kantil 

Distikon//
di kebun kecil milik ibu
kembang kantil merajuk; berhenti menyusu

Trazina//
di pelatar, ada kami yang bermain layar
ujung kertak berhulu di sujud tanah banjar
nama ibu di pusara bercuaca michelia alba

Quatrain//
cempaka putih harum jambu
sedari kecil disayang dan digugu ibu
adalah musim dan sejagat raya di tapak kuda
cinta kita, benar adanya lah tersilap kata

Quint//
tiada celaka perjumpaan daun angin
gerai rambutmu ialah sabda tuan pertapa
oh kantil, cintamu di keruing batang galam
di pinta gerimis, duka dalam nyanyi shreya
cinta suara beraroma cendana bukit pekabar

2015

Sajak Hari 

; pagi, persetubuhan dua biji mahoni
secangkir bulan melaut dan menanti
kita seteru selah semeti

; siang, percintaan dua kembang selasih
sepiring kolam merajuk dan menatih
kita rajam gemintang kasih

; malam, perkelahian langkah pedati
semangkuk danau merutuk dan mengunci
kita tabuh dendang abadi

2015

Mangga Muda

Jelang rantau ini, aku mengemis musim
maukah hujan dan paceklik menumbuhkan
mangga muda di depan rumah Mak?

Mangga muda jatuh, namun justru
Mak mengidam salak
aku dan Mak sudah lama tak serumah
kini ia tengah hamil tua;
mengandung anak tak serupa kepompong batu

2015

Jelma Malam
Segelap ini siapa yang tahu
di semak tebu, ada kejadian-kejadian yang bisa saja
tak terjangkau oleh ketapang akal

seekor ular melahap anak ayam;
koak-koak si induk tengah malam
atau hantu yang menyembunyikan bocah kala senja
seonggok bulan tampak berkeluh mencari
tempat berludah

sebilah badik, dua lelaki tikam-menikam!
tak ada yang tahu, tiada yang sudi memberi kabar

2015


Imam Budiman, lahir di Samarinda, Kalimantan Timur. Buku kumpulan puisinya Teriakan Bisu (2012) dan Perjaka Seribu Warna (2014). Kini berdomisili di Ciputat, Tangerang Selatan.

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Imam Budiman
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Media Indonesia" Minggu 30 Agustus 2015



0 Response to "Sajak Bunga - Sajak Hari - Mangga Muda - Bunga Kantil - Jelma Malam"