Tarian Sufi - Risalah Maut - Ruh | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Tarian Sufi - Risalah Maut - Ruh Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 01:58 Rating: 4,5

Tarian Sufi - Risalah Maut - Ruh

Tarian Sufi

Secepat kilat di balik jubah itu berputar
Pada tubuh-tubuh suci yang bergetar
Hati religinya berdebar
Pada jiwa yang tak pernah ingkar.

Dalam makrifat cinta;
Ia bersenandung rindu dalam kalbu
Mengucap mantra doa pada sang ilahi,
Mendekap asa pada risalah-risalah Rumi.

Dalam jurang kerinduannya,
Ia terperosok dalam lembah ektase.
Seteguk haru dalam cawan
menyatukan perasaannya dengan Tuhan.

2013

Risalah Maut

Pada malam terakhir itu, ia berkata;
"Setelah ini apa yang kau tuju?"
"Surga?"
"Taman indah bernama Jannatul'adn?"
"Bukan, bukan itu", Jawabku.
"Lantas?"
"Kematian. Ya, sebab kita begitu dekat dengannya".
Kemudian, kita senyap tertelan maut.
Dan entah akan ke mana

2013

Ruh

Ruh yang dapat ditebas setiap saat,
Sebab kematian begitu dekat

2012


Ilham Budhiman, sedang menyelesaikan studi di Jurusan Sastra Sunda Unpad. Pengelola majalah berbasis indiependen: "Kalam".

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Ilham Budhiman
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Pikiran Rakyat" Minggu 1 November 2015 

1 Response to "Tarian Sufi - Risalah Maut - Ruh"

Ella Purnama said...

Keren puisinya :)