Darah Muda Daerah | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Darah Muda Daerah Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 07:00 Rating: 4,5

Darah Muda Daerah

Jika kepemimpinan telah mengalami stagnasi
itulah saatnya untuk regenerasi
Kepemimpinan yang lamban dan minim terobosan
adalah jenis kepemimpinan yang sudah karatan

Dibutuhkan darah muda
darahnya para pemula yang segar dan bertenaga
Agar bangsa bisa terus bergerak maju tidak mandeg
layaknya orang yang encok melulu
Jika idealisme jadi kemewahan terakhir anak muda
masih cukup idealiskah para pemimpin muda kita?

***
Politik adalah lautan pragmatisme,
kompromi demi kompromi bisa melelehkan idealisme.
Mencari jalan tengah sering tak terhindarkan,
konsep yang serba ideal sering ditepikan.

Di hadapan kekuasaan semua bisa serupa,
tak pandang usia tua maupun muda.
Banyak anak muda yang tumbang karena korupsi,
mereka lupakan visi dan hanyut pada nikmat duniawi.

Kita mungkin bosan dengan muka yang itu-itu saja,
tapi yang muda juga harus kasih bukti yang jelas dan nyata.
Usia muda adalah modal agar tangan terus terkepal,
untuk arungi medan politik yang terjal.




n


Boleh-boleh saja berkompromi dengan situasi,
pancangkan saja garis batas yang tak boleh dilewati.
Agar kekuasaan tak meninabobokan,
agar cita-cita tak kandas sejak semula.

Sebab umur bisa tak berarti di medan kekuasaan,
jika sejak muda sudah lancung dari tujuan.


Rujukan:
[1] Disalin dari tayangan "Mata Najwa"
[2] Pernah tersiar di Metro TV pada 13 Januari 2016

0 Response to "Darah Muda Daerah"