Menolak Takluk | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Menolak Takluk Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 07:36 Rating: 4,5

Menolak Takluk

Ledakan dan penembakan itu datang lagi
pagi itu di Thamrin aksi keji itu terjadi
Delapan orang korban meninggal dunia
dua puluh lima orang terbujur menderita luka-luka

Lima anggota polisi turut terluka
empat dari yang tewas kata polisi adalah pelakunya
duka dan kerusakan yang begitu nyata membuat kita terus bertanya
apa sebenarnya motif pelaku mencipta panggung penyebaran rasa takut

***
Seruan #KamiTidakTakut akan bermakna jika negara serius mengelola rasa aman kita
Sepatutnya kita memang tak perlu takut
jika takut berarti merelakan kebebasan sipil terenggut

Ada komedi di balik duka di Thamrin
saat warga memperolok pelaku teror daripada rasa prihatin
Sebagian karena kekonyolan aksinya
atau humor mungkin cara warga meredakan rasa putus asa





Muak melihat teror berdalih agama
menjadi drama dengan kematian yang nyata
Marah terhadap gandrungnya kekerasan
untuk tujuan-tujuan yang semakin sulit dijelaskan

Menolak takluk adalah cara kita untuk melawan
mereka yang tidak punya rasa kemanusiaan
Karena jika kita disandera ketakutan
penebar teror justru memperoleh kemenangan


Rujukan:
[1] Disalin dari tayangan "Mata Najwa"
[2] Pernah tersiar di Metro TV pada 20 Januari 2016

0 Response to "Menolak Takluk"