Peperangan Sunyi - Sajak Penghabisan - Menulis Sajak Itu Sederhana | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Peperangan Sunyi - Sajak Penghabisan - Menulis Sajak Itu Sederhana Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 03:41 Rating: 4,5

Peperangan Sunyi - Sajak Penghabisan - Menulis Sajak Itu Sederhana

Peperangan Sunyi

Ada pertarungan sengit
Yang tak bisa kau saksikan
Berlangsung bengis di antara
Baris-baris sederhana ini

Ada perkelahian kejam
Yang berlangsung diam-diam
Tanpa pernah kau pahami
Di antara baris-baris ini

Ada peperangan sunyi
Yang musti kumenangkan
Sebelum akhirnya kau temukan
Aku di antara baris-baris ini

Sajak Penghabisan

Bertahun-tahun ia mencari
Kata pertama, untuk mulai menyajak
Tapi yang ia temukan hanya separoh kata
Sering juga ia tertipu dengan
Bukan kata yang mengaku kata

Akhirnya ia menyajak juga
Dengan separoh kata yang dipunya
Bahkan membiasakan diri dengan bukan kata
Yang suka mengaku sebagai kata
Seraya terus berharap kelak suatu hari

Bakal dijumpainya juga kata pertama
Kata sejati yang lama dirindunya
Untuk mulai menuliskan sajaknya
Sajaknya yang pertama, dan mungkin
Juga sajaknya penghabisan

Menulis Sajak Itu Sederhana

Menulis sajak itu sederhana
Sederhana, seperti hujan turun pagi hari
Sederhana, seperti sore jatuh di taman kota
Memanjang sisa-sisa matahari antara bebangku

Dan kau, entah mengapa, di sana juga
Di antara kesiur angin tak ada namanya itu
Di antara guguran kata tak tahu siapa pemiliknya
Beberapa, jika kau kehendaki, bisa saja

Terbang lepas meninggi, selayak kepak
Membubung sebagai lambang, mungkin bayang
Melanglang menembus petang, meringkas batas terang
Menjangkau yang tak terbilang, yang di sebalik musim dan cuaca

Ah ya, menulis sajak itu sederhana
Sederhana, seperti hujan tercurah pagi hari
Sederhana, seperti kau tersesat tak sengaja
Di taman kota, di antara angin dan sore belum bernama itu



Ook Nugroho lahir di Jakarta, 7 April 1960. Buku-buku puisinya adalah Hantu Kata (2010) dan Tanda-tanda yang Bimbang (2013).


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Ook Nugroho
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Kompas" Minggu 17 Januari 2016

0 Response to "Peperangan Sunyi - Sajak Penghabisan - Menulis Sajak Itu Sederhana"