Di Rumah Panggung - Jalan Setapak - Perjuangan Nelayan - Pantai Selatan Lamalera - Baleo | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Di Rumah Panggung - Jalan Setapak - Perjuangan Nelayan - Pantai Selatan Lamalera - Baleo Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:03 Rating: 4,5

Di Rumah Panggung - Jalan Setapak - Perjuangan Nelayan - Pantai Selatan Lamalera - Baleo

Di Rumah Panggung

kau kah itu yang selama ini memanggilku
baleo,dudukmu yang pasif, menjelma hati
yang masif. aku tetap di sini
menemanimu hingga teduh
lihatlah laut tersenyum melilit pengorbananmu
dan aku?
memanggul semua deritamu. aku tetap di sini
menemanimu hingga tersenyum
sebab, laut yang dulu kau lukis
sungguh ada di depan mata kita
dan bintang yang pernah kau ceritakan
akan datang malam ini
menemani mimpimu.
Januari, 2016

Jalan Setapak

kabut membawa engkau pergi
bukit-bukit kaget
aku mengejarmu, melewati jalan setapak
yang terpatron dalam kitab suci
syukurlah,
aku mendapatkanmu
sementara bergantung di salib

Perjuangan Nelayan

bilur-bilur mimpi pecah lagi
kami bagai burung
yang mengisap madu di lautan
setelah ayam berkokok. tiga kali
kami menyangkal diri lalu
menyerahkan bentangan laut kepada jiwa
demi mencari keabadian
kesetiaan dan kemerdekaan
di luasnya lautan. Sungguh,
keajaiban itu hanya ada di dalamnya
yang berhasil membuat anak-cucu mampu
menghitung dan membaca
bagi kami,
laut adalah aroma jiwa yang
memanggang rindu.
Lamalera, 2016

Pantai Selatan lamalera

becek pantai merambah sepi
barisan pledang tersenyum gempita
ditemani jonson yang sering kesurupan
akibat terpaan aroma tubuh ikan lumba-lumba.

tempuling di ujung bambu. mata mereka melotot gembira
darah muncrat. laut pun berwarna merah
mereka hidup dari
laut. mati pun karena laut.
saat senja hinggap di puncak bukit bebatuan.
dan malam bangkit mengubur siang.
barisan jonson bergegas
mengiring pledang menuju pantai Lamalera.

Baleo

semburan dari mulutmu
membersihkan kami dari segala kesalhan dan dosa
di matamu kami belajar bertobat.

Keterangan:
-Pledang: Sampan yang dikhususkan untuk menangkap ikna paus.
-Jonson: Sampan bermotor yang digunakan untuk menangkap ikan lumba-lumba atau ikan pari.
-Tempuling: Sejenis mata tombak yang dipasang di ujung bambu untuk menikam ikan (paus, lumba-lumba, dan pari).
-Baleo: nama ikan paus bagi orang Lamalera.


Yosman Seran: Mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero Maumere Flores.

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Yosman Seran
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Minggu Pagi" 31 Januari 2016


0 Response to "Di Rumah Panggung - Jalan Setapak - Perjuangan Nelayan - Pantai Selatan Lamalera - Baleo"