Kemacetan Jalan - Kertas Sakti - Pulang | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Kemacetan Jalan - Kertas Sakti - Pulang Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:02 Rating: 4,5

Kemacetan Jalan - Kertas Sakti - Pulang

Kemacetan Jalan

Polusi dan basa-basi
Kijang dan Bebek lalu lalang
Jalan tua, berlubang dadanya
Rakyat jelata, menerima adanya
Alite, mengumbar janji-janjinya

Kertas Sakti

Angka-angka angkat bicara
Huruf-huruf naik pitam
Karenamu

Kertas-kertas telah berlarian
Meminta angin mengantarkan
Kepada ekadilan

Kau bermain petak umpet
Topeng apa pun yang kau kenakan
Pada akhirnya, kau ditemukan
Oleh kebenaran

Pulang

Aku pulang kepada-Mu sekarang
Kulepaksan pangkatku
Kuletakkan perhiasanku
Kukesampingkan duniawiku

Memeluk-Mu (saja)
Memikirkan-Mu (hanya)
Mencintai-Mu (satu)

Lihatlah,
Aku begitu lemah
Di sana-sini kau berikanku hadiah
Bencana, duka,darah, tangis, dan kehilangan

Aku emnyerah
Aku pasrah
Aku sujud pada-Mu
Aku kembali pada-Mu

Tuhanku, terima kasih
Aku masih hidup dan sehat
Tak hilang bersama pesawat terbang yang jatuh dan kini tinggal kepingan
Tak mati ditimbun reruntuhan tanah longsor yang dahsyat
Tak apa dan tak mengapa sebab lindungan-Mu



Desi Ekasari, lahir di Semarang, 29 Desember 1995.


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Desi Ekasari
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Pikiran Rakyat" Minggu 21 Februari 2016

0 Response to "Kemacetan Jalan - Kertas Sakti - Pulang"