Sesal Mantan Teroris | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Sesal Mantan Teroris Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 07:26 Rating: 4,5

Sesal Mantan Teroris

Terorisme belum juga punah 
para peneror masih banyak yang berkiprah
Kematian tak membuat mereka takut 
hukuman tak bikin mereka surut

Pemenjaraan gagal membuat jera
ketika bebas mereka kembali merajalela
memang ada pelaku yang bertobat 
namun banyak juga yang terus terlibat
jika para residivis beraksi lagi 
masih relevankah program deradikalisasi

***
Deradikalisasi cukup sulit dilakukan
keyakinan memang tak mudah dirobohkan
Saat ideologi telah mengkristal jadi jalan hidup
pikiran pun sudah sepenuhnya tertutup

Mereka hanya mau melihat dengan kacamata kuda
Tak sudi lagi mendengar pandangan yang berbeda
Segala rayuan pemenjaraan hingga ancaman kematian
tak mudah menggoyahkan keyakinan

Menjadi penting mempelajari mereka yang tobat
agar deradikalisasi tidak salah alamat
Jangan gampang membuat aneka stigma
agar pelaku tak merasa ditolak di mana-mana

Stigma dan penghakiman yang terus menerus
membuat kebencian dan dendam terus mendengus
Buat apa mencoba hidup damai di tengah masyarakat
jika penghidupan tak kunjung meningkat



Deradikalisasi harus menyangkut keadilan
terorisme lahir karena ketimpangan dan penindasan
Inilah jalan panjang menuju pertobatan
sebab keadilan memang tak gampang direalisasikan

Rujukan:
[1] Disalin dari tayangan "Mata Najwa"
[2] Pernah tersiar di Metro TV pada 3 Februari 2016

0 Response to "Sesal Mantan Teroris"