Doa - Mukzijat - Burung-Burung Undan | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Doa - Mukzijat - Burung-Burung Undan Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 01:29 Rating: 4,5

Doa - Mukzijat - Burung-Burung Undan

Doa 

Tuhan
Tiada lekang
Aku menumpang
Aku adalah
Anjing musim hujan
Yang hanya tahu
Menyalak
Tuhan
Aku membuta
Aku tidak tahu
Berkaca.

Mukzijat 

Di pinggir kota yang menggigil itu
Kita terbata mengucapkan syafaat
Yang telah telanjur terjepit di antara dua kutub:
Syahadat dan anamnese

Ada haru membakar rindu pagi yang tidur
Gugur di lengan mungilmu yang lusuh
Kau merupa bertangkai-tangkai kata
Khusyuk lebur dalam kelopak-kelopak doa
Lalu duduk letih di atas sajak-sajak yang jengah
Kita berlima ribu.
Rebah.
Ikan-ikan kau jaring dengan bahasa laut
Roti kau bakul dengan nubuat darat
Maka tiada lapar mengoyak-ngoyak
Sekujur perut.


Burung-Burung Undan 

Kita adalah burung-burung undan
Dari Gilead kita terbang sebelum burit dikubur pekat
Di antara kaki dan bubungan langit kita mengapung
Selempang rindu di dada, sabuk doa di pinggang

Kita adalah burung-burung undan
Sejak bocah kita bergelimantangkan cahaya kekal
Kilau daripadanya tak kunjung henti Sehingga kita kenal susunan
Zat dan daya anasirnya

Kita adalah burung-burung undan
Dikasihi melebihi keelokan rupa
Tapi, mengapa kita takut?
Mengapa kita tidak percaya?

Kita adalah burung-burung undan
Terkandung dalam cangkang telur
Dihimpit sunyi.
Dikurung laksana dalam tempurung
Sedikit hangat dalam peraman.
Sedikit azab dalam
tekanan

Kita adalah burung-burung undan
Entah kapan menetas tak tersentuh jua
Masih dalam kelam kita merindu
Rikuh!


Joan Udu Ofm lahir di Flores, NTT, 22 Desember 1992.Pernah menerbitkan antologi puisi Rindu di Ujung Senja (2012). Saat ini menjadi wakil pemimpin redaksi Jurnal Filsafat Driyarkara dan bergiat di Bengkel Sastra F-Minor, Jakarta.


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Joan Udu Ofm
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Media Indonesia" Minggu 20 Maret 2016

0 Response to "Doa - Mukzijat - Burung-Burung Undan"