Limau Hanyut - Ikatan Tali Kapan | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Limau Hanyut - Ikatan Tali Kapan Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 03:28 Rating: 4,5

Limau Hanyut - Ikatan Tali Kapan

Limau Hanyut

aku butuh sebuah limau parut
limau itu harus limau hanyut
hanyut limau di air deras

aku butuh sekerat kain putih
kain putih harus tidak berjahit

aku butuh sebuah pisau
pisau harus pisau bersepuh

aku potong limau parut tiga bagian
setiap potongan harus saling bertaut

aku bungkus si limau parut
aku hanyutkan si limau parut

pisau ditancap di atas dinding

Rumahkayu, 2016


Ikatan Tali Kapan

“rambut si anu wakil tubuh si anu
ruh adalah ruh, jasad adalah jasad
berpisah ruh dan jasad”

ambil rambut si anu
cukup sehelai rambut,
yang terlepas tanpa sebab

yang putus di atas tikar
yang putus di bawah jenjang
yang putus saat mandi

ikat rambut si anu,
bungkus rambut si anu,
ikat kapan rambut si anu,
lima tali ikatan

gali kuburan seukuran
dua korek api di rumah si anu,
di depan rumah si anu,

sedalam dua meter,
sirami air doa,
tunggu saja

Rumahkayu, 2016



Alizar Tanjung lahir di Solok, Sumatera Barat, 10 April 1987. Kumpulan puisinya antara lain Akar Anak Tebu (2012).


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Alizar Tanjung
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Kompas" edisi 30 Juli 2016


0 Response to "Limau Hanyut - Ikatan Tali Kapan"