Balada Tanah Gersang | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Balada Tanah Gersang Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 01:31 Rating: 4,5

Balada Tanah Gersang

Dikala fajar terbit
Diantara riuh burung yang bergemericit
Disanalah kisah sang tanah terselip
Kisah jantung bumi yang kini sakit

Negri yang dulu menyimpan pesona
Kemakmuran dari hutan belantara
Kehijauannya menyejukkan mata
Terkenal hingga seantero dunia

Kini semua terasa sirna
Belantara disulap jadi pusat kota
Pohon ditebang dimana-mana
Kebakaran lahan sudah biasa

Wahai generasi penerus bangsa
Jagalah kilau hijau hutan Nusantara
Karena pepohonan jadi penyerap racun berbahaya
Demi hidup kita dan generasi seterusnya.

Pulau Weh,12 Juli 2016



Note : "Hijaunya negri tanggungjawab kita"


Muksalmina, lahir di Sabang 16 November 1997. Hobi menulis.Karya-karyanya pernah dimuat di media Lokal,Aceh.Alumni MAN Sabang (2015),MTsN Sabang (2012) dan MIS Ujong Kareung (2009). Saat ini menjadi santri di dayah Ulee Titi,Aceh Besar. Tinggal di jalan Lanud Maimun Saleh, kelurahan Ujong Kareung, kecamatan Sukajaya,kota Sabang, Aceh.

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Muksalmina Sabang

1 Response to "Balada Tanah Gersang"

Muxsalsabang said...

Thank sudah dimuat.salam sastra!