Entah Apa pun Itu - Tumpukan Perkenalan | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Entah Apa pun Itu - Tumpukan Perkenalan Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:51 Rating: 4,5

Entah Apa pun Itu - Tumpukan Perkenalan

Entah Apa pun Itu

Arima rambut yang terbakar, anganku
Meringkus kabut-kabut dalam genggaman
Kata-kata yang lepas dari sangkang
Kelopak mawar teronggok berdarah, sisa
Kerinduan terendam akar-akar rumput
Teka-teki tak tertebak, oleh seribu bianglala
Selalu setia menunggu, entah apa pun itu

Anganku mencium aroma ladang kelabu
Berwarna rindu, menyebatkan beberapa syair
Penutup atas pembuka, itu dimana anganku
Masih tentangmu, bukan kini melanglang buana
Antara tumpukan buku-buku puisi, memabukkan
Kesendirian, kembali kelepak kelopak itu
Bergetar, menahan rasa dalam menahun
Bagai lingkarang terhubung, berputar
Kembali ke situ, entah apa pun itu

Barangkali ada hikayat yang disenandungkan
Moyangmu, kala kau tertidur dibalut daun-daun
Bambu, dan keheningan semi makhluk malam
Tanpa suara cerita itu mengalir, dari hulu
Ke hilir secepat pekat yang kembali lekat
Tentang ingatan, beruklang kali dipahat
ENtah bagian mana yang hilang, apa pun itu

Tumpukan Perkenalan

Sepertinya kita pernah mengenal
Apa yang disebut celah-celah
Cahaya, ruang dan jagung muda
Digulai dengan santan dan soda
Ketika berjalan menuju pembuangan
Kertas-kertas dan baja-baja
Kalender dan serpihan tanggal-tanggal
Tunggu, baiknya kita berhenti sekejap
Mengikat plastik pada leher-leher itik
Yang berisik di kala hujan menerpa

Ah, ya! kita barangkali mantan pacar
Dalam mangkuk, sepotong sup buntt
Teraju dan eruji besi yang berliku
Satu-satu disimpulkan penjahit bisu
Itu tenntang kerudung dan perdu
Roda koper berjalan mengelilingi
Apa yang disebut perjalanan
Di labirin ini, senantiasa


Muhammad Husein Heikal, lahir di Medan, 11 Januari 1997. Karyanya ada dalam antologi "Merindu Tunjuk Ajar Melayu, Perayaan Cinta, Ketika Tubuhmu Mawar" (Puisi Terbaik Sabana Pustaka, 2016) dan "Pasien Karam" (Temu Penyair Nusantara, 2016).


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Muhammad Husein Heikal
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Pikiran Rakyat" Minggu 18 September 2016

0 Response to "Entah Apa pun Itu - Tumpukan Perkenalan"