Adagium - Bejana Malam - Catatan Waktu | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Adagium - Bejana Malam - Catatan Waktu Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 01:30 Rating: 4,5

Adagium - Bejana Malam - Catatan Waktu

Adagium

Plato bicara tentang pikiran bijak
Socrates bicara tentang kesucian nalar
Sementara kita, banyak bicara
- dan bicara tentang adagium
—-

Malang - 2016

Bejana Malam

Kembali kutelisik malam
di atas sana, rembulan jalan mengendap
di antara gemerlap bintang
Disana menggantung kabut
membelah udara hampa
berbicara lewat bisunya ruang waktu
Kadang pada bahu angin
berbisik lembut menguraikan cinta
tentang kisah penghuni jagad
Rembulan menapaki sepertiga langkah
menggantung di pertapaan malam
nyaris tanpa busana
 
Rembulan itu tersipu malu
saat menatap dan memandang diriku
sekian ribu tahun
(dia) hanya hidup di bejana malam
Ada tetesan airmata di pelupuk matanya
tatkala bayangnya tersaput mega
mungkin, itu menjadi dosa baginya
 
Tetapi ada kalanya
dia begitu angkuh
ketika manusia merindukan dirinya
dia begitu enggan merentangkan sinarnya
Di atas punggung gemintang
diletakkan bait-bait penanti pagi
bersama aroma bidadari mimpi
merias batas nalar ke alam bawah sadar
saat tubuh-tubuh letih merebah
meretaskan hasrat jiwa
agar napas bisa menjemput pagi
 
Di beberapa sudut dunia, manusia penuh nista
tengah menuntaskan pergumulan birahi
tak peduli malam semakin kusam
mengisi dan terus mengisi
bejana malam
di sela-sela pendakian malam
‘tuk merengkuh ruang waktu
Bersama rembulan dan gemintang

Malang - 2016

Catatan Waktu

seperti esok
telah terhitung buah pikiran kita
seakan waktu itu telah menanti
makhluk membedah zaman
dan saat anak bayi beranjak dewasa
seakan melupakan rahim ibunya

Malang - 2016
 

Vito Prasetyo, dilahirkan di Makassar, 24 Februari 1964. Ia bergiat di penulisan sastra sejak 1983. Karya-karyanya tersebar di beberapa media lokal mau pun nasional. Juga terkumpul dalam beberapa antologi. Di antaranya antologi puisi Jejak Kenangan (2015), Tinta Langit (2015), 2 September (2015) dan beberapa lainnya. Cerpennya termuat dalam lumpulan Wanita-wanita, Menuju Ridho Allah (2014).


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Vito Prasetyo
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Suara Merdeka" Minggu 30 oktober 2016
 

0 Response to "Adagium - Bejana Malam - Catatan Waktu"