Aswatama 1 - Aswatama 2 - Guru Drona 1 - Guru Drona 2 - Duryudana 1 - Duryudana 2 -Duryudana 3 | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Aswatama 1 - Aswatama 2 - Guru Drona 1 - Guru Drona 2 - Duryudana 1 - Duryudana 2 -Duryudana 3 Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 06:30 Rating: 4,5

Aswatama 1 - Aswatama 2 - Guru Drona 1 - Guru Drona 2 - Duryudana 1 - Duryudana 2 -Duryudana 3

Aswatama 1 

Tuhan terlampau sering mengabaikanku dalam doa
Melukai jantung hati yang terlanjur sering ditimpa
durjana
Sebab itu, aku berkarib dengan duryudana pemilik
surga di binar matanya
Membiarkan harga diri hangus dalam panggung
bharatayuda

Blitar, 2016 


Aswatama 2 

Jika aku belum rampung menghitung dosa-dosa
Yang kuletakkan di sepasang matamu yang sepuh
Maka biarkan kedua tangan ini mencari-cari kuasa
Agar orang-orang belajar tunduk dan patuh

Blitar, 2016 

Guru Drona 1 

‘’Karenamu aswatama, aku telah menghilangkan
kebenaran yang kukumpulkan’’
Aku ingin dalam gemerlap peperangan bharatayuda
Bersanding denganmu yang kucinta dengan air
mata
Namun sayang, dosaku terlampau berlebih
Sebabmu yang terlena perayaan dunia

Blitar, 2016 


Guru Drona 2 

Seringkali tubuhku limbung dalam rimbun doa
Menyibukkan diri pada sebuah dunia yang kusebut
surga
Sebab itu aku berkarib pandawa dan orang yang
pernah memberi luka
Sebab dengan itulah aku bisa menukar luka dan menumpuk pahala
Di tubuh aswatama

Duryudana 1 

Dalam tubuhku, ada yang bergemuruh
Mungkin kebencian sedang mencuci jantung hati
Dari segala nurani, dari segenap yang berbau Ilahi
Wajah pun ditimbuni gengsi

Blitar, 2016 


Duryudana 2 

Tuhan, aku ingin menyalakanmu dalam tiap doa
memasukkanMu di sebuah hari-hari lelah
sebab kini orang-orang urung takzim
pada hati yang terlanjur kalah

Blitar, 2016 

Duryudana 3 

Aku adalah bibit dendam
yang ditanam sengkuni-pamanku
segalanya hampir tumbuh subur di sekujur tubuh
menyala seperti api-api yang patuh
meski begitu, saat maut merangkulku tiba-tiba
aku ingin melambaikan tangan pada segenap pan
dawa

Blitar, 2016 


Alfa Anisa adalah nama pena dari Anisa Alfi Nur Fadilah. Lahir di Blitar, 28 Maret 1995. Mahasiswi program ilmu komunikasi di Universitas Islam Balitar, beberapa karyanya dimuat di media massa dan sekarang aktif bergiat di komunitas Sastra Hangudi di Kota Proklamator Bung Karno. (92)

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Alfa Anisa
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Suara Merdeka" edisi Minggu, 16 Oktober 2016

0 Response to "Aswatama 1 - Aswatama 2 - Guru Drona 1 - Guru Drona 2 - Duryudana 1 - Duryudana 2 -Duryudana 3 "