Kalah Telak - Cinta Menembus Batas | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Kalah Telak - Cinta Menembus Batas Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:23 Rating: 4,5

Kalah Telak - Cinta Menembus Batas

Kalah Telak

Kalah telak
Rinduku menang
Selalu ada pagi yang bercahaya
Selalu namamu yang kueja
Dari gelapnya surya
Selalu ada pagi yang bercahaya
Kelak menjelma hangat
Yang meresap ke dalam dada
Semoga bias menjagamu
Dari segala air mata
Dari matamu yang hangat
Embun pagi dijatuhkan
Perlahan mengendap pulang
Tak pamit
Saat siang segera beranjak
Ini hanya keluh tanpa peluh
Hanya ingin mengunjungi
Bukan sebagai kekasih
Tapi sebaagai sajak


Cinta Menembus Batas

Kura-kura hidup
Manusia mati
Manusia hidup
Anjing mati
Anjing hidup
Cinta mati
Cinta hidup
Kepedihan mati
Kepedihan hidup
Kebahagiaan mati
Jangan pernah menuda untuk bahagia
Karena cinta




Dewi Fitriyani, tinggal di Kampung Sindangsalam, Desa Kutawaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten tasikmalaya.


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Dewi Fitriyani
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Pikiran Rakyat" edisi Minggu 16 Oktober 2016

0 Response to "Kalah Telak - Cinta Menembus Batas"