Megatruh Sebatang Jati - Tanjung Pasir 2 - Haiku Sya'ban | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Megatruh Sebatang Jati - Tanjung Pasir 2 - Haiku Sya'ban Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 01:45 Rating: 4,5

Megatruh Sebatang Jati - Tanjung Pasir 2 - Haiku Sya'ban

Megatruh Sebatang Jati

aku akan melepaskan daun-daunku
ke arah langit kelabu
ke pusar udara beku
dan ke jantung musim
yang membiru

ke delapan arah penjuru
ranting-rantingku kelak membujur kering
menjelma abu
di tungku-tungku
di pembakaran-pembakaran
yang mengarangkan
seluruh tulangku

di tanah yang semakin keras
air mataku sudah tandas
saat merah matahari
menyadap tuntas
seluruh deras getahku
yang bersemayam
dan mengalir
di tubuhku

aku akan melepaskan daun-daunku
saat badai menghapus warna batangku
akar-akarku akan merangkak keluar
dari legam perut bumi
serupa kaki-kaki malang
yang mencari pijakan

dan detak napasku
kelak akan mati putus
dilipat angin liar
yang ganas berhembus
dari ujung bukit cadas
yang tandus

2016

Tanjung Pasir 2

namaku adalah kesepian
maka, taburkanlah garam
biar sempurna lukaku

pada ujung tanjung
lidahku cuma ombak pecah
di batu-batu waktu

sekarang, tukamlah jantungku
dengan seluruh api amarahmu
yang kau pendam di liang matamu

namaku adalah kesunyian
maka siramkanlah cuka
agar lengkap seluruh duka

2016

Haiku Sya'ban

Gerimis Sya'ban
gerimis malam
Kamis merindu bulan
di jantung Sya'ban

Malam 4 Sya'ban
gerimis malam
jadilah ricik hujan
teduhkan bumi

Doa Sya/ban
ikhlaskan hamba
jadi setitik debu
pada gurun-Mu

Lagu Sya'ban
sehening subuh
kasih putih cinta-Mu
pada semesta

Sang Musafir
di gelap malam
ia rindu mencari cahaya
penunjuk jalan

2016


Husnul Khuluqi lahir di Banyumas Jawa Tengah. Kumpulan puisinya Romansa Pemintal Benang (2006). Ia bermukim di kampung halamannya.


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Husnul Khuluqi
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Kompas" edisi Sabtu 22 Oktober 2016

0 Response to "Megatruh Sebatang Jati - Tanjung Pasir 2 - Haiku Sya'ban"