Dalam Sajakku - Pelayaran | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Dalam Sajakku - Pelayaran Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:37 Rating: 4,5

Dalam Sajakku - Pelayaran

Dalam Sajakku

Dalam sajakku
Akan kautemukan burung-burung beterbangan
Juga ufuk yang kemerahan
Pohon-pohon yang pasrah dirayu angin
Serta Desember yang basah dna dingin

Akan kau temukan sisa hujan
Menetes dari helai-helai daunan
Mengaliri bongkahan hatimu perlahan

Dalam sajakku
Akan kau temukan dunia malam
Denyar cahaya kunang-kunang di kejauhan
Juga bulan
Yang tiba-tiba menceburkan diirnya ke dasar  lautan

Akan kutemukan kursi goyang yang sendirian
Televisi yang belum sempat dimatikan
Dan sebuah buku lama
Yang masih terbuka halaman-halamannya

Dalam sajakku
Akan kautemukan sebuah bangsa
Dengan gedung-gedung yang porak-poranda
Dan seorang bicah kecil yang menangis
Di sisi jenazah orangtuanya

Akan kautemukan sebuah negeri
Yang tak dicatat dalam buku-buku sejarah
Juga seorang patriot
Yang dibunuh diam-diam
Lalu ditulis untuk dilupakan

Namun dalam sajakku
Tak akan pernah kautemukan aku
Sebab aku hanya ada

Dalam dirimu dalam diammu

Pelayaran

Kapal-kapal boleh karam
Perahu-perahu boleh tenggelam
Namun hati penyair  terus berlayar
Menuju yang tak terbahasakan



Ahmadul Faqih Mahfudz lahir di Kanagarian Baruhgunung, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat. Kumpulan puisinya antara lain Rusa Berbulu Merah (2014). Ia tinggal dan bekerja di Bandung.

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Ahmadul Faqih Mahfudz
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Kompas" edisi Sabtu 31 Desember 2016


0 Response to "Dalam Sajakku - Pelayaran"