Malam Kelahiran - Surat Untuk Wit Jabo - Sangkan Hurip - Kata Apa, Kota Apa | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Malam Kelahiran - Surat Untuk Wit Jabo - Sangkan Hurip - Kata Apa, Kota Apa Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:23 Rating: 4,5

Malam Kelahiran - Surat Untuk Wit Jabo - Sangkan Hurip - Kata Apa, Kota Apa

Malam Kelahiran

Sajak-sajak dibacakan
sepanjang malam. Di kamar,
di rumah, di teras, di jalan
di lapangan. Orang-orang terjaga
Menunggang kata demi kata.

Bapa masih memasang cahaya
di pohon waktu. Ibu menyusun kue
di bawah rimbun lampu
dan adik melepas rusa-rusa mungil
ke udara. Aku masih di jendela

menatap kata-kata
yang terbuka serupa
bunga mekar menjemput
matahari. Zulfa menari
petak-umpet ke balik sajak.

Zulfa, malam apakah ini gerangan?

Sajak-sajak terus dibacakan
orang-orang terjaga
sepanjang malam. Terjaga
dan bahagia.

2016

Surat Untuk Wit Jabo

Kupanggul amanat galunggung dan kucangkul
panggung demi panggung. Musim tanam
telah tiba. Benih kata dari leluhur
kutebar dengan mata buta

dan jemari terluka. Ayat-ayat terlupa
tumbuh kuncup di bawah lampu waktu
seperti geliat adegan yang bangkit
membawa masa lalu masa kini dan masa depan.

Bukan semata tepuk sorak, ini kerja
masih panjang dari petik harum
musim panen. Barangkali tak ada
musim panen, tak ada

keabadian itu.

2016

Sangkan Hurip

Sebuah kolam jernih. Liuk-
lekuknya tubuh perempuan,
kupanggil gunung di belakang
punggung serta dingin di dalam angin.

Aku becermin di sini
pada riak wajahmu
di bibir kolam, sayang,
sebelum aku lenyap berenang

ke rahim air hangat penciptaan.

2016

Kata Apa, Kota Apa

Kata apa
yang membangun
kota ini. Manis

dan bengis. Siang malam
kulihat ia bersolek
sambil mengiris nadi.

Roknya mini sekali, kebaya
dan buah dada, rambutnya meronta
dalam peluk kerudung.

Di tubuhnya
mengalir
darah cahaya:

jalan-jalan yang aku susuri bersama kekasih,
berulangkali tersesat dan terpikat cium-peluk
di ceruk-lekuk lampu-lampu sekujur hidupnya.

2016

Toni Lesmana, Lahir di Sumedang. Menulis buku kumpulan cerpen Kepala-kepala di Pekarangan (Gambang, 2015) dan kumpulan puisi Tamasya Cikaracak (Basabasi, 2016). Menetap di Ciamis, Jawa Barat.





Rujukan:
[1] Disalin dari karya Toni Lesmana
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Media Indonesia" edisi Minggu 15 Januari 2017

0 Response to "Malam Kelahiran - Surat Untuk Wit Jabo - Sangkan Hurip - Kata Apa, Kota Apa"