Tempat Tinggal - Penyair | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Tempat Tinggal - Penyair Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 03:37 Rating: 4,5

Tempat Tinggal - Penyair

Tempat Tinggal

dalam senyap kita
menegak pondok
dari rimah senja

kautaruh harapan
di pusat langit-langitnya
dan kupompa ia
bak petromak
pada kenduri kawan kita

di dalamnya kita berpuluk
mirip sebutir kacang dalam
sarang di purut tanah

di lain kisah berjuluran
segala doa
segala serah
menujah-nujah

Percut, Oktober 2016

Penyair

di pangkuan mimpi
kutidurkan kau lagi
setelah terjaga
sebab teriakan merdeka
di padang fatamorgana

kunyanyikan kau dengan lagu bangsa yang latah
sesudah kukisahkan tentang pejuang
yang tak pernah berperang
tapi selalu ada di dinding kamar

di pangkuan mimpi
kutidurkan kau lagi
sebab di dalam ini perjuangan
yang kau cari
biar jasamu dapat abadi

Percut, Oktober 2016



Syafrizal Sahrun lahir dan tinggal di Percut, Sumatera Utara. Ia bekerja sebagai pengajar di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan dan bergiat di Komunitas Home Poetry.

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Syafrizal Sahrun
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Kompas" edisi Sabtu 31 Desember 2016


0 Response to "Tempat Tinggal - Penyair"