Terperi - Candu | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Terperi - Candu Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:24 Rating: 4,5

Terperi - Candu

Terperi

Lantas, haruskan aku berlari atas rasa ini?
Sedang ujung tak berpenghujng
Terpisah oleh ruang dan waktu
Bahkan wajah-wajahnya tak saling tatap
Adilkah ini, menyimpan rasa yang tak terperi?
Sedang ia acuh dengan dunianya dan ceritanya.
Sungguh aku ingin menjaga hati, namun apa?
Rasa cinta ini bertumbuh dalam hati.
Ya, CINTA yang tidak seharusnya dan tidak akan untuk saling memiliki

Candu

Adilkah jika kukatakan candu?
Jika notabene ia tak slaing butuh,
Aaah candu.
Sudahlah
Biarlah ...
Candu itu meracuni jiwa-jiwa kalah
Bukan aku...




Isa Bella, Karyawan Swasta & Mahasiswi yang tinggal di Pesona Anggrek, Harapan Jaya, Blok G4 No. 17. Bekasi Utara..


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Isa Bella
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Pikiran Rakyat" 15 Januari 2017


0 Response to "Terperi - Candu"