Balada Orang Pinggiran - Sajak Pendek Tentang Indonesia dan Mawar - Anak-anak, Ketika Pagi Tak Terulang Kembali | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Balada Orang Pinggiran - Sajak Pendek Tentang Indonesia dan Mawar - Anak-anak, Ketika Pagi Tak Terulang Kembali Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 03:22 Rating: 4,5

Balada Orang Pinggiran - Sajak Pendek Tentang Indonesia dan Mawar - Anak-anak, Ketika Pagi Tak Terulang Kembali

Balada Orang Pinggiran

di pinggiran jalan yang macet
para pengemis berbaris
jalan ini begitu ramai
dipenuhi asap kendaraan
wanita-wanita setan
memberhentikan mobil sedan
mobil yang dilunasi
dengan hasil korupsi.

di jalan yang terlaknat ini
kutanam ludah
dibelokkan lampu merah
anak-anak pengemis
meringis menahan tangis
uang mereka habis dimakan koruptor
yang membayarkannya pada sedan
untuk menjemput wanita-wanita setan.

Sajak Pendek Tentang Indonesia dan Mawar

aiiih! Indonesia tertusuk duri
sebab, ia menolak bunga mawar
dari ibu pertiwi

Anak-anak, Ketika Pagi Tak Terulang Kembali

Kota ini menjadi sebuah kelereng
yang berganti tiap aku kembali
Diam dan berjalan.
Ada anak-anak berbaju kusut,
perempuan renta,
merpati hitam yang terbatuk-batuk
ada kau, ada aku.

Malam bagi kami
adalah sebutan paling sakral
Di mana masa depan ada
di perainan instatak bagi anak-anak.
Orangtua menjual malam mereka untuk para bayi
meminum susu esok pagi.

Sebab setiap aku terlahir tanpa ibu di kota ini.
Aku memutuskan mati
dan pagi dilarang terulang kembali
di setiap tanah kami

Pulau Tongah dan Ketenggelamannya

Di Pulau Tongah, tak ada bintang malam ini. Langit tengah biru padam dan hujan sedang meneteskan air mata. Doa-doa nelayan tak terkabulkan saat menghadapi musim penghujan, Pulau Tongah tenggelam dna aku hanya bisa menangis di atas pohon mangga sambil menangis mencari ayah, amak dan ikan-ikan yang tenggelam entah di mana. Pulau Tongah dan rumah hilang tiba-tiba.


Muhammad de Putra: Kelahiran 14 April 2001. Siswa kelas VIII SMPN 6 Siak Hulu Kampar.

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Muhammad de Putra
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Minggu Pagi" edisi 26 Februari 2017



0 Response to "Balada Orang Pinggiran - Sajak Pendek Tentang Indonesia dan Mawar - Anak-anak, Ketika Pagi Tak Terulang Kembali"