Daksa Misterius - Dosa dan Pahala - Khalwat - Mantra - Anortopia | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber-Cerbung, Pantun, Cerpen Koran Minggu
Daksa Misterius - Dosa dan Pahala - Khalwat - Mantra - Anortopia Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:45 Rating: 4,5

Daksa Misterius - Dosa dan Pahala - Khalwat - Mantra - Anortopia

Daksa Misterius

RAHASIAitu telah mengakar di hati sejak awal jumpa
pancasona menyuluh jasad yang terbaring lemah agar
lekas digdaya
kelam luruh saat kalam asmaraloka bertalun dari bibir pecinta

Setelah cahaya datang, sungguh terbebas sepasang mata
dari buta
tiada hendak berpaling menanti sekadar memupus rindu tak
terkira
berai pesakitan dan merekah kebahagiaan tanpa sekat dalam
jiwa

Kawan, isyarat mana lagi yang telah mengirim kabar dusta?
apa yang belum dan akan terjadi bukan bualan belaka
ke mana sembunyi, ia datang secara pasti bahkan tiba-tiba
Yogyakarta, 28 Januari 2017

Dosa dan Pahala

BAGAIMANA kan kau hentikan kegembiraan anak-anak
yang sedang bermain?
walau sering bertengkar dan menangis, mereka asyik
bermain lagi
demikian itulah perumpamaan antara dosa dan pahala dalam
diri

Bagaimana kau akan hentikan dosa dan pahala yang
berkejaran?
esok bertobat, lusa mengulang lagi perbuatan dosa yang
serupa
kematian hanya hentikan napas, bukan untuk pahala dan
dosa

Ketika usia menua, segala menirus penjuru sepi dan sendiri
dosa dan pahala pergi, jasad lenyap terkubur di bumi
di hadapan Tuhan, segala terang terbukti, mizan menunjuk
pasti
Yogyakarta, 17 Juni 2015

Khalwat

MASIH adakah getar di dada saat rasa saling jumpa,
apakah debar itu tetap sama walau tak lagi bersua?
oh, betapa gelisah ini menyingkap segala getir begitu satire

Tersipu malu diri ini bila hendak bertemu denganmu,
Pujaanku
tak kuasa menatap segala pesona wajahmu nan rupawan
itu
setelah sedemikian lekat denganmu, ada ledak hebat dalam
dada

Rasa manis dalam jiwa jauh lebih nikmat dari gula
perjumpaan hikmat rindu tak selalu berakhir dengan cumbu
rayu
cinta yang telah sampai hakikat akan lepas dari syahwat
Yogyakarta, 17 September 2015

Mantra

SEPERTI hawa, keberadaanmu sama sekali tak bisa dipisah
dariku
bertahun-tahun kau telah mengikatku sedemikian kuat
dalam satu janji
sering kali berpaling darimu, namun aku kembali lagi
padamu

Tak perlu mantra agar Zulaikha takjub pada wajah rupawan
kebenaran adalah daya pikat sebelum mata pisau menyayat
jari
jalan lain akan menyesatkan langkahku, tapi tidak di jalanmu

Engkau adalah pawang atas gerak rohku dari segala pencapaian
seruanmu menunjuk pada arah tepat agar laku tak tersesat
bersama denganmu jinaklah segala hasratku, tanpamu tentu
liarlah aku
Yogyakarta, 25 Juli 2016

Anortopia

JANGAN karena kurang pengetahuan, lantas kuda kau
sebut keledai
bagaimanapun, keduanya tetap berbeda walau dari jenis
yang sama
bila pikiran terjebak pada wadak, lenyaplah segala kebenaran
isi

Gunakanlah sigi agar penglihatan lebih awas daripada mata
telanjang
lihatlah! Bukankah di langit telah diciptakan perhiasan nan
menawan
tanpa ilmu mumpuni, bagaimana kau hitung gemintang di
angkasa?

Tanpa kesadaran, jejak kaki pasti kehilangan arah dan keseimbangan
apa yang akan terjadi bila akal tumbang dari tempatnya?
jangan membuat ikatan bila tak tahu cara melepas jeratan
Yogyakarta, 05 Agustus 2016


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Anam Khoirul Anam
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Kedaulatan Rakyat" edisi 12 Februari 2017

0 Response to "Daksa Misterius - Dosa dan Pahala - Khalwat - Mantra - Anortopia"