Kulempar Kail-kail Masa Laluku - Mencatat Waktu Malam | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber-Cerbung, Pantun, Cerpen Koran Minggu
Kulempar Kail-kail Masa Laluku - Mencatat Waktu Malam Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:51 Rating: 4,5

Kulempar Kail-kail Masa Laluku - Mencatat Waktu Malam

Kulempar Kail-kail Masa Laluku

Kulempar kail-kail masa laluku ke dasar ingatan
agar kelak hanya pikiranmu yang mampu kuucapkan
kuperlihatkan pohon-pohon yang patuh sepanjang hutan
agar kau mengerti bagaimana ketulusan itu tegak berdiri dalam jantungku
di pagi sebening madu burung-burung melukis langit
dengan warna masa lalu. Sementara aku menjelma ruh yang berlabuh
jauh. Menatap cermin pilu memantulkan mata yang lain
Yang menyajikan keluguan dan pertanyaan tersulit
"siapa yang mencuri langit dari langit?"
Lalu kuperdengarkan sajak ini lewat arus sungai yang santun
sementara embun di pagar rumahmu
adalah keringat pertama di luar tubuhmu
yang tiada hentinya memberi rasa iba dan harapan yang membeku
sampai kapan kau berhenti mengumpamakan rindu?
Tebing-tebing itu menjelma kesunyian yang lain

Mencatat Waktu Malam

Jika kedap-kedip lampu itu lewat
di langit di atas kepalaku
aku mampu melihat seseorang
melambaikan tangannya di balik jendela pesawat
barangkali begitulah maut

Wili Azhari, lahir di Karawang, Jawa Barat, 31 Juli 1991. Kini tinggal di Jakarta. Pelbagai puisinya sempat dimuat di media lokal maupun nasional. 

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Wili Azhari

[2] Pernah tersiar di surat kabar "Pikiran Rakyat Rakyat" Minggu 19 Februari 2017

0 Response to "Kulempar Kail-kail Masa Laluku - Mencatat Waktu Malam"