Pusara - Binara Terbelah | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber-Cerbung, Pantun, Cerpen Koran Minggu
Pusara - Binara Terbelah Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 03:03 Rating: 4,5

Pusara - Binara Terbelah

Pusara

Ia datang dari satu surau
Menyapa dengan bisik sengau
Ku balas ia dengan suara parau

Ia tersenyum risau
Menarikku yang kala itu terpukau
Oleh rindu sepisau

Ia menggamitku ke satu pulau
Dengan suara paling kicau
Kemudian meninggalkanku yang jauh terlampau
Aku kacau, aku silau
Bertemu Engkau, pemilik kilau


Binara Terbelah

adalah gerimis yang menepis
adalah kicau yang berbisik

aku hilang ditelan kelam
di senja kau hilang tenggelam
aku, kau. menghilang
namun kau kembali terbit
menghalau cakrawala
di ujung horizon
melayang di lazuardi
di tepi tebing tertinggi
di gelap malam mencabik

kau menyelinap masuk mimpi
bersapa di depan mata

namun ragamu silara
dan bayangmu pupus
dibungkus bidara

aku kuyup dalam samudera
cinta yang sakau
menyisakan rindu sepisau


Listy Mustika, lahir di Bandung. Saat ini masih tercatat sebagai siswa tahun terakhir SMA Plus At-Ittihad Cianur. Penulis juga aktif dalam kegiatan sastra dan bergabung dalam kelompok kepenulisan KATAPURI


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Listy Mustika
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Pikiran Rakyat" edisi Minggu 26 Februari 2017




0 Response to "Pusara - Binara Terbelah"