Mbah Jingkrak - Kita Suka Tertawa - Sajak Parpol - Sajak Kebaikan 1 | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Mbah Jingkrak - Kita Suka Tertawa - Sajak Parpol - Sajak Kebaikan 1 Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:14 Rating: 4,5

Mbah Jingkrak - Kita Suka Tertawa - Sajak Parpol - Sajak Kebaikan 1

(1)
Mbah Jingkrak

Di ruang yang demikian lebar
beratap payung-payung dan layangan
wajah kami menjadi sumringah tanpa
sekat

Masing-masing membaca meja, gelas,
kopi kental, teh hangat dan sejuta
kata-kata yang masih saja lebat
bersilang-silangan di buku maha dewa

Di sini semuanya demikian cairnya
lantaran hidup memang kudu menjunjung
etika dan tata krama bukan mencari perkara
atawa sengketa

Hidup tak perlu menjadi hebat,
tak perlu menjulang, meninggi,
meninggalkan bumi

Sebab sejatinya kerukunan
adalah harmoni dan kerendahan
hati adalah sorga itu sendiri

Di ruang yang demikian meluas
kami membaca zaman yang aneh
Semarang, 2014-2017

(2)
Kita Suka Tertawa

Kita bukan lagi bangsa penuh kesantunan
keramahan kita telah menjadi masa lalu
menjadi dongeng-dongeng, legenda-legenda
dan sejuta-juta keusangan yang terpahat di
candi-candi
itu

Kebaikan-kebaikan yang ditulis dalam
kitab-kitab leluhur, tak lagi sempat kita baca,
kita simak, kita renung dan kita
jadikan jejak kaki baru
kembali

Kita telah melupa dan mengabaikan
semua seolah kita tak pernah punya sejarah,
tak memiliki prasasti, tak ada perjanjian apa pun,
dari masa-masa sebelum
terlahirkan

Peradaban bagi kita hanya ada di sejengkal mata
selebihnya kita pura-pura membuta, menuli dan
membungkamkan diri sendiri

Kita bukan lagi bangsa yang pintar membaca jiwa
kita hanya bangsa yang suka tertawa dan terkesima
selebihnya tak ada
apa-apa
Jonegoro, 2017

(3)
Sajak Parpol

Siapa bilang parpol punya rakyat
siapa bilang rakyat punya parpol

Mereka angin dan air
tak pernah bersama
parpol bekerja pada mimpinya
rakyat bekerja pada buminya

Mereka srigala dan kucing
berkejaran di hutan-hutan
meminum air berseberangan

Mereka kerap bersitatap mata
lalu pergi sowang-sowangan
begitu
Jonegoro, 2016

(4)

Sajak Kebaikan 1

Mari alirkan air kebaikan waktu
kepada daun-daun, putik-putik,
bunga-bunga, rerantingan
dan pohon-pohon kehidupan

Jika mampet bersegeralah kita
buang segala kekotoran penyumpal
sehingga air tetap deras menderas
mengalir menyebar menyemai atas
kebaikan lainnya

Kebaikan adalah tugas dan kewajiban
atas umur dan sejarah yang kita miliki
sebagai lawanan untuk smua ketidakbaikan
yang tumbuh meluas-luas merambah-rambah
: itu

Kebaikan adalah
kita adanya
Jonegoro, 2017


Arieyoko, penyair sastra etnik tinggal di Bojonegoro, Jatim


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Arieyoko
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Kedaulatan Rakyat" Minggu 5 Maret 2017



0 Response to "Mbah Jingkrak - Kita Suka Tertawa - Sajak Parpol - Sajak Kebaikan 1 "