Surat Cinta Bersampul Peta | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber-Cerbung, Pantun, Cerpen Koran Minggu
Surat Cinta Bersampul Peta Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 03:29 Rating: 4,5

Surat Cinta Bersampul Peta

Kutulis serangkai kata berdiksi
Terlahir dari ruang hati tersembunyi
Di mana ada rindu yang menetap
Tak hilang meski sudah melihat
Karena rindu ini atas namamu
Yang sengaja menetap di hatiku
Dan akan selalu seperti itu
Walau terbatas jarak dan waktu
Cinta tetaplah satu nama, dirimu
Banyak yang ingin aku ceritakan
Tentang jarak yang menguji
Hati selalu bertanya-tanya
Bagaimana keadaanmu di sana?
Doa menenangkan khawatirku
Malam kian larut, aku masih berpuisi
Mendiksikan hatiku padamu
Mata ini belum merasa kantuk
Karena rinduku belum usai berpuisi
Saat kata-kata ini sudah habis
Tetapi cinta ini tak akan habis
Tetapi cinta ini tak akan habis
Sekalipun komunikasi terbatas
Hatiku tak mengenal batas
Karena namamu menetap di hatiku
Dan dirimu alasan rindu itu ada


Aniva Kusumawardani, dilahirkan pada 25 Desember 1996. Kini penulis tinggal di perumahan Abdinegara II Blok B1 No 10 RT 02 RW 23 Desa Cileunyi Weta, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung 46022


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Aniva Kusumawardani 
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Pikiran Rakyat" Minggu 19 Maret 2017


0 Response to "Surat Cinta Bersampul Peta"