Mengusir Serpihan Luka - Lelaki yang Membasuh Dirinya | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber-Cerbung, Pantun, Cerpen Koran Minggu
Mengusir Serpihan Luka - Lelaki yang Membasuh Dirinya Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 03:49 Rating: 4,5

Mengusir Serpihan Luka - Lelaki yang Membasuh Dirinya

Mengusir Serpihan Luka 

ke mana wajah kusimpan
pada legam malam
pada jari yang menari
kaki yang letih berlari
menapak waktu
mengusir luka
meluluh benci
luka hari ini
serpihan luka lain
yang menganga
dipesna dengan tinta
telah kubakar
letih

Lelaki yang Membasuh Dirinya

lelaki yang membasuh dirinya,
dengan diam
mereguk sunyi, memeluk sepi, menanam benci
untuk kalbu seputih karang
agar dusta-dusta yang dilukisnya, ditorehnya, diukirnya
tidak dikhianatinya
kecuali untuk darah bangsanya


Nevatuhella, lahir di Medan, 31 Desember 1961. Almunus Teknik Kimia Universitas Sumatera Utara, 1998. Ketua Himpunan Sastrawan Kembang Karang Tanjungbalai ini bergiat menulis di beberapa media massa dan antologi. Buku kumpulan ceritanya, "Perjuangan Menuju Langit" (2016).


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Nevatuhella
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Pikiran Rakyat" Minggu 2 April 2017







0 Response to "Mengusir Serpihan Luka - Lelaki yang Membasuh Dirinya"