Gadis Kecil - Seorang Ibu Mengajari Anaknya Mencuri - Seorang Anak Kecil Kabur dari Rumah - Mengeja Kitab | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber-Cerbung, Pantun, Cerpen Koran Minggu
Gadis Kecil - Seorang Ibu Mengajari Anaknya Mencuri - Seorang Anak Kecil Kabur dari Rumah - Mengeja Kitab Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 01:00 Rating: 4,5

Gadis Kecil - Seorang Ibu Mengajari Anaknya Mencuri - Seorang Anak Kecil Kabur dari Rumah - Mengeja Kitab

Gadis Kecil

kaca mobil meleleh
air hujan
disapunya dengan tangan

soda di tanganmu
tumpah
mulutmu penuh
sampah

lampu merah suram
mobil melaju buram
menabrak kaki hujan
gadis kecil kedinginan

Serang, 15/4/2014

Seorang Ibu Mengajari Anaknya Mencuri

Di rumah mewah itu tak ada cermin
apalagi cahaya matahari
ia berdandan di depan anaknya
sambil bernyanyi tentang pelesiran
ìIbu tak bisa mewariskan hati,î senyumnya.

Di rumah mewah itu kitab dibagikan
ia mengajari anaknya cara melipat uang
dan menghabiskannya di pusat perbelanjaan
ìIbu berangkat kerja dulu, Nak,î
sambil mengecup pipi si anak.


Banten, sepertiga malam 21/2/2017

Seorang Anak Kecil Kabur dari Rumah

Aku menemukannya di pemakaman
anak kecil dengan hand phone di tangan
ìdi mana batu nisanku?î tanyanya.

Anak kecil itu lari dari rumah
ia tak pernah mengenal matahari
ìAyah-ibuku membunuhku,î tangisnya.

Anak kecil itu mengadu ke pemakaman
meminta didahulukan waktu kematian.

Aku antarkan ia ke panti asuhan
tanpa akte kelahiran dan harapan

Banten, sepertiga malam 21/2/2017

Mengeja Kitab

Di dalam kedai kopi
angka-angka dituangkan ke dalam kitab
yang baru saja kita eja selepas magrib
 ìtolong, masing-masing segelas kopi impor,
dicampur berahi nona di sudut sana,î
kau terbahak mengusung daftar tagihan

Setiap malam kita menemuimu
mengeja kitab yang sama
tapi kita memilih pintu berbeda
tak ada matahari di kota kita
ìtolong, di perempatan jalan kita tak sehaluan,
tapi tetap bertemu di pusat kota,î
kau melambaikan tangan dari atas singgasana

Setiap malam kita mengeja kitab yang sama
tapi tak pernah menemukanmu

Banten, sepertiga malam 21/2/2017

- Gol A Gong menulis puisi, cerpen, novel, esai, dan skenario TV. Buku puisinya Jejak Tiga (1990), Ode Kampung (1992), Bebegig (1996), Kota yang Ditinggalkan Penghuninya (2016), Air Mata Kopi (2014), Dunia Ikan (2010), dan Membaca Diri (2013). Mendirikan Komunitas Literasi Rumah Dunia, pusat belajar jurnalistik, sastra, film, teater, dan seni lukis bagi anak-anak, pelajar, dan mahasiswa secara gratis di Serang, Banten. (44)



Rujukan:
[1] Disalin dari karya Gol A Gong
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Suara Merdeka" edisi Minggu 7 Mei 2017

0 Response to "Gadis Kecil - Seorang Ibu Mengajari Anaknya Mencuri - Seorang Anak Kecil Kabur dari Rumah - Mengeja Kitab"