Minta Disangkar Tubuhmu - Cincin Kawin - Mimpi Baju Ada yang Meminjam | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber-Cerbung, Pantun, Cerpen Koran Minggu
Minta Disangkar Tubuhmu - Cincin Kawin - Mimpi Baju Ada yang Meminjam Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:00 Rating: 4,5

Minta Disangkar Tubuhmu - Cincin Kawin - Mimpi Baju Ada yang Meminjam

Episode Warjem Bab Cinta dalam Pandangan Pertama

Minta Disangkar Tubuhmu

kalau cinta tak direkayasa
buah mengkudu pahit rasanya.
dari mata, jatuh ke mata
dari hati, jatuh ke hati.

karena cintamu, Jem
burung dalam diriku berontak
minta disangkar tubuhmu.
sebab cinta dongeng belaka
maka hatiku menolak ditidurkan oleh
kecantikanmu.

begitulah cinta, Jem
muslihat para pemimpi
karena itulah aku datang
sebagai kodrat laki-laki
membangkitkan kecantikan dalam dirimu.
maka sangkarkan aku dalam tubuhmu
agar cinta menemukan tempat istirahnya.


Cincin Kawin

cincin yang disematkan Wasta
di hari pernikahannya
adalah hasil istrinya menjadi
buruh tani sebulan.
dulu Warjem pernah menanam cinta
di sawah orang lain
maka ia pun hanya mendapatkan
setengah bagian cintanya.
tapi setengah gila ia dengan madahan
syair sang pujangga
sebab itu, lepas segala yang diikatnya
lepas pula hatinya.

Wasta, lidahnya terbuat dari mawar
digandrungi perempuan-perempuan
berhati pupus.
maka ia burung sang pembawa kabar
mengirim musim baik bagi yang berhati
tandus.

eh... eh... Warjem yang hatinya sekeras batu
minta diserbu ciuman beribu.

Warjem, gadis yang kini berhati mawar
menggali dua lubang di halaman rumahnya
untuk dua mawar yang dibelinya.
maka Wasta pun memasuki lubang WarjemWarjem
tenggelam di lubang Wasta.
dan mereka resmi masuk ke dalam lubang
yang mereka gali dari cinta
pandangan pertama.

Mimpi Baju Ada yang Meminjam

“Setiap Kang Wasta selesai memakai baju,
ia menaruhnya kembali dalam lemariyang
dibeli dari hasil pernikahan kami.”

tapi ketika malam bukan milikmu, Warjem
ketika lemari dibuka oleh mimpi.
seorang perempuan tak dikenal
meminjamnya lewat tangan suamimu.
“Sini, Kang Wasta! biar aku bersihkan
kesepianmu.
akan aku pel tubuhmu dengan lidahku.
lihat Kang Wasta, sangkarku telah kubuka
untukmu.
masuki aku dari pintu belakang,
sebab di kebun belakang itu aku menanam
rindu.”

Warjem kini terbang ke pelupuk malam
sebab dulu ia disangkar bulan.
bulan yang pernah menemaninya
bersama Wasta.
tapi Warjem yang kini di Taiwan
lupa kapan rindu dikawinkan.

“Kang Wasta, sudah kubilang kunci lemari!
sekalipun dalam mimpi.
aku takut jika lemari terbuka
ada lemari lain yang dikunci.”

tapi sepi tak pernah bisa dikunci
maka hati jangan dibiarkan terbuka.


Kedung Darma Romansha, kelahiran Indramayu, 1984. Berproses di Rumah Lebah, Sanggar Suto, dan Saturday Acting Club (SAC). Kumpulan puisi pertamanya Uterus (Gambang Budaya, 2015), dan Masa Lalu Terjatuh ke Dalam Senyumanmu diterbitkan Merpati Jingga-Malaysia (2016). Sekarang sedang melanjutkan studinya di pascasarjana UGM.


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Kedung Darma Romansha
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Media Indonesia" Minggu 30 April 2017

0 Response to "Minta Disangkar Tubuhmu - Cincin Kawin - Mimpi Baju Ada yang Meminjam"