Terbakar | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Terbakar Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:02 Rating: 4,5

Terbakar

Telah turun api membakar langit
Gunung dan pepohonan terbakar
Lembah dan ladang terbakar
Kau dan aku terbakar

Tapi langit tak runtuh
Gunung dan pepohonan tak hangus
Lembah dan ladang tak hancur
Kau dan aku tak jadi debu

Api yang garang
Datang membersihkan langit
Merapikan gunung dan pepohonan
Menghijaukan lembah dan ladang
Melebur dosa kau dan aku
Yang datang api cinta
Turun atas kemurahan Nya

Banda Aceh, 8 Mei 2016

Puisi-puisi di atas dikutip dari buku Ziarah Sunyi yang diluncurkan dalam acara tadarus puisi religi di Gedung Tempo, 13 Juni 2017. Buku tersebut menghimpun puisi religi karya 30 penyair. 

L.K. Ara, lahir di Takengon, 12 November 1937. Telah menerbitkan puluhan buku puisi, esai, cerpen, ensiklopedi, pantun, teks sastraa, dan lain-lain. Buku puisi terbarunya adalah Ucap Gemercik Air (2017). 

Rujukan:
[1] Disalin dari karya L.K. Ara
[2]Pernah tersiar di surat kabar "Tempo" Sabtu - Minggu 17 - 18 Juni 2017

0 Response to "Terbakar"