Menulismu adalah - Aku Pesan Namamu | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Menulismu adalah - Aku Pesan Namamu Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:30 Rating: 4,5

Menulismu adalah - Aku Pesan Namamu

Menulismu adalah

menulismu adalah
puisi di dalam lekuk pipi
yang tiba sesaat
selepas aku malu-malu
berselancar lemas
di atas telapak tanganmu

menulismu adalah
meneguk anggur
saat dunia sedang sibuk
memilih bercuriga
kepada kamu
kepada siapa saja
yang kerap urung bertemu

menulismu adalah
menyibak cahaya
yang kerap melarikan diri
dari balik jendela rumah
dari balik dada
yang melambatkan degubnya

menulismu adalah
tanda tanya
yang tak sempat
dikirimkan
sebagai pesan dan janji
yang tak pernah kunjung matang

menulismu adalah
kalimat pertama
yang sering kita lupakan bersama
sebelum memulai merapal tanya
mana luka
mana duka
mana binar matamu
yang sederhana

Kendal, November 2017


Aku Pesan Namamu

aku pesan namamu
dalam secangkir kopi
selepas adzan tak lagi bunyi
selepas kehilangan
tiada pernah dibaca lagi

aku pesan senyummu
dalam sekental rindu
selepas segalanya
urung mengetuk pintu
lupa datang di pagi-pagi

aku pesan namamu
dalam segelas teh pahit
dalam keheningan
yang diciptakan
dari gelagat matamu
yang tak lagi wajar
mengunjungi sunyi-sunyi

aku pesan namamu
saat semua orang tahu
jika aku adalah kegagalan itu
yang memilih pulang
untuk menemukan
nama-nama baru
selain dari nama-namamu

Kendal, November 2017

- Setia Naka Andrian, lahir di Kendal, 4 Februari1989. Pengajar di Universitas PGRI Semarang inimenerbitkan buku puisi tunggalPerayaan Laut(2016),Manusia Alarm(2017), Orang-OrangKalang(2017). Dia meraih Penghargaan AcaryaSastra 2017 dari Badan Pengembangan danPembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan danKebudayaan Republik Indonesia. (44)

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Setia Naka Andrian
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Suara Merdeka" edisi Minggu 26 November 2017

0 Response to "Menulismu adalah - Aku Pesan Namamu "