Percakapan Pohon - Ziarah Bulan | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Percakapan Pohon - Ziarah Bulan Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 04:00 Rating: 4,5

Percakapan Pohon - Ziarah Bulan

Percakapan Pohon

aku mendengar percakapan pohon
yang terbawa desir angin
dari arah perbukitan
percakapan gelisah membuncah
atas nasib mereka, yang sebentar lagi
berakhir di tangan para penjarah

aku mendengar deru gergaji mesin
menenggelamkan tangisan pohon
yang tak mampu meronta
airmatanya menganaksungai, panjang
berhenti di samping aku berdiri

aku menemukan jejak perompak
dan jejak roda-roda besar
melintas desa-desa, menyelinap ke kota
mengantarkan tumpukan harta
kepada penguasa

2016

Ziarah Bulan

aku yang tak pernah paling darimu,
selalu menemukan
sesuatu yang baru di matamu.
hari ini, kulihat rimbunan
hutan hujan tropis.

aku mencoba masuk ke dalamnya,
membangun rumah pohon
bagi segenap letihku.

telaga matamu
adalah penghilang dahagaku,
dan pembasuh luka,
usai aku menyusuri hujan
sepanjang sunyi yang duri.

kekasih,
aku ingin menziarahi bulan
di rahim rindumu.
kapankah dia menjelma purnama,
lalu kita sematkan di ranting cemara,
untuk hiasi wajah malam.

2017

*) Joshua Igho, lahir di Magelang, Jawa Tengah. Bergiat dalam kajian sastra dan musikalisasi puisi. Karya terbarunya terangkum dalam antologi Kitab Karmina Indonesia, Dari Negeri Poci 7, dan Surat tentang Harapan yang Abadi untuk Ahok. Igho merupakan salah satu editor di Wikipedia bahasa Indonesia.

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Joshua Igho
[2]Pernah tersiar di surat kabar "Kedaulatan Rakyat" Minggu 12 November 2017

0 Response to "Percakapan Pohon - Ziarah Bulan"