Harapan - Yang Tertinggal - Malu - Sembuh | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Harapan - Yang Tertinggal - Malu - Sembuh Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 01:30 Rating: 4,5

Harapan - Yang Tertinggal - Malu - Sembuh

Harapan

mungkin
engkau akan menerima
setiap yang aku rencana
berikan sebagai Tanda
simpatiku padamu
yang sampai sekarang masih
tergantung waktu


Yang Tertinggal 

Yang tertinggal
Dalam sisa usiaku
Mungkin semacam trauma
Perasaan nyeri
Atas segala penolakanmu
Terhadap rasa suka
Dan simpati
Yang pernah kunyatakan
kepadamu
Ketika aku masih lugu
Tak tahu caranya menutupi rasa malu

Malu

Ada rasa yang sulit diutarakan
Ketika batas antara simpati dan penolakan
Kian jelas terbaca
Sebagai kata-kata
Dalam Bahasa Tulis
Ataupun lisan
Disaksikan jutaan mata
Didengarkan jutaan telinga


Sembuh 

Langit kembali terang
Cahaya datang
Menghalau kegelapan
Pesta syukuran segera diselenggarakan
Karena si Sakit Telah Lumpuh
Doa dipanjatkan
Sebagai pagar pengaman
Antisipasi datangnya Si Kambuh

*) Susanto Sagipah, Penggiat Komunitas Sastra Asam Jawa Winong Pati Jawa Tengah.

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Susanto Sagipah
[2]Pernah tersiar di surat kabar "Kedaulatan Rakyat" Minggu 17 Desember 2017

0 Response to "Harapan - Yang Tertinggal - Malu - Sembuh "