Pelagis - Dewayani | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
Pelagis - Dewayani Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:46 Rating: 4,5

Pelagis - Dewayani

Pelagis

maukah kau selami aku
atau kita sama-sama menyelam
di telaga sumala
--hingga ujung dalam.

atau aku akan mendayung
ke tepi antah-berantah
sedang kau sibuk mengemas baju
dan kenangan yang basah.

selagi kau masih mau
ikut berkidung denganku
akan kujaga kau
hingga malam menjamah kita
dan tak ada sisa kata
di dekap kita.

maukah kau selami aku
atau aku selami engkau

hingga ujung malam
--kita terpaksa karam


Dewayani

betapa angkuh kau saat kau rengkuh aku
sedang dewa menyaksikan kita
di rerimbun api swargaloka

malam tetap sama.

kau masih anggun dengan jubahmu
atau jubahnya
kau tak tahu
sampai kapan kaukenakan.

biar sesak jadi haru
biar cinta hanya skeptis ugu
juga api kadung hanya belenggu:
untukmu.

seraya kau tumpas aku
dengan dendam yang tak usai:

diam aku
habis aku.

Hilman Ahmad, lahir di Kota Bogor, 28 Februari 1997. Ia juga seorang pegiat sastra di Komunitas Majelis Kantiniyah. 

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Hilman Ahmad
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Pikiran Rakyat" edisi Minggu 21 Januari 2018

0 Response to "Pelagis - Dewayani"