Tegur Sapa - Ingin Sempurna - Seperti Manusia Pertama - Sajak Sederhana - Fatwa Kemenangan | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu

Untuk Arsip Selanjutnya, Sila Klik Tautan Laman www.klipingsastra.com/ID

Tegur Sapa - Ingin Sempurna - Seperti Manusia Pertama - Sajak Sederhana - Fatwa Kemenangan Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:47 Rating: 4,5

Tegur Sapa - Ingin Sempurna - Seperti Manusia Pertama - Sajak Sederhana - Fatwa Kemenangan

Tegur Sapa

Sepiring nasimu
Tiba tiba menangis dalam duka

Engkau lupa
Melahab sayur dan lauknya, tanpa doa.

Dalam percakapannya ia ingin jadi
Penyerta, buka puasamu selamanya.

Tapi Ingin lebih bermakna
Menggenapi setiap kunyahanya

Pituruh 9 Juni 2016. 


Ingin Sempurna

Begitu dikupas daunnya
Sepepes ikan nila
Menjerit dalam bahasa ronta

Bungkusnya
Berubah jadi daftar dosa
Menyebut namamu tanpa ragu

Ia tak ingin sia sia
Diakhir hayat hidupnya
Hanya dilahab tukang dusta

Pituruh 10 Juni 2016. 

Seperti Manusia Pertama

Dibawah langit kebiruan
Ia menghafal jurus jurus
Memenangi pertarungan

Sambil ia bayangkan ketakutan
Karna kebahagiaan berbeda selaput
Setapak berjarak dengan kematian

Ia bersila, sang guru ngaji mewedar fatwa
Bahasanya jerni, indah, merasuk jiwa
Hatimu sesunggukan, dalam diam

Dalam kemenangan puasa
Ramadhanmu bakal jadi noktah
Lahir kemballi seperti manusia pertama

Pituruh, Purworejo . 7 Juni 2016 


Sajak Sederhana

Harinya jum,at , aku lupa tanggalnya
Saf saf begitu rapihnya
Aku temukan dirimu murung
Di teras masjid dalam ngungun

Dalam dialek romantika
Tiba tiba sajadahmu, bertanya
Sudah berapa ribu keluh doa
Kau panjatkan (?)

Engkau tersipu malu
Seorang malaikat menegurmu
"Kau bagai menusia tanpa jiwa
Bersyukur lupa, doamu terus meminta "

Pituruh 10 Juni 2016. 


Fatwa Kemenangan

Renungkan, dan kiblatkan perintahku 

Pohon murka yang tumbuh di hatimu
Bakal bercabang dan berbuah iri,dengki
Tebanglah, robohkan dari dalam tubuh
Ia bakal menjalar menghisap seluruh hidupmu

Tebaslah dengan iman dan doa

Dengan senyum romantik dingin
Gerakan nafas puitik yang muslim
Serta doa dan taqwa
Berhari ia tempuh dalam lapar dahaga

Ia ayunkan, pedang kebatang, keakar akarnya

Di hari kesekian, teruslah kau babad
Bersihkan kabut, dan keresahan
Yang meghalang jalan hidupmu
Tubuh dan isi jiwa itu, milikmu

Sudah kusiapkan kado kemenangan
: untukmu.

Pituruh, Purworejo 11 Juni 2016. 

*) Sumanang Tirtasujana, penyair. Karya puisi terhimpun dalam Antologi tiga bahasa Naturno, Anti Korupsi. Anti Teroris. Seabad Indonesia Merdeka. Jalan Cahaya. Serayu, Jalan Remang Kesaksian. LP3S. dll. Kini tinggal di Jalan Selatan Pasar Pituruh 6 Kecamatan Pituruh. Purworejo 54263. Jateng.



Rujukan:
[1] Disalin dari karya Sumanang Tirtasujana
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Kedaulatan Rakyat" Minggu 19 Juni 2016

0 Response to "Tegur Sapa - Ingin Sempurna - Seperti Manusia Pertama - Sajak Sederhana - Fatwa Kemenangan"