TOP ARCHIEVES

Koran Republika

Kumpulan Puisi

Kedaulatan Rakyat

Monday, 29 August 2016

Intro Sepi - Tawang Mangu - Jalang - Agro - Patah - Malam Pertama

Intro Sepi

1#
Sejak ibu pergi
aku konyal-konyil
merawat sepi

2#
Rumah hampa
dinding piatu
menandai sendiriku

3#
Jendela pintu
kini membeku
memunggungi sang waktu

Solo, 2016

Tawang Mangu

1#
Di bawah cemara
Cinta patah
Tergerus mitos entah

2#
Dingin di jalanmu
Itu kenangan
Mengundang kasmaran

3#
Dan lengking kera
Serupa ingatan
Untuk ingat Tuhan

Solo, 2016

Jalang

1.
Di atas rupiah
aku pasrah
jadi budak yang kaffah

2.
Bagimu jahanam
bagiku surga
lelakon yang maha

3. 
aku tersalip
di garis jalang
menjalani sang aib

Solo, 2016

Agro


I.
Betapa cintaku
berada di titik
paling syahdu

II.
Saat menyebut namamu
aku hilang tenggelam
... Sayang

III.
Dan ijinkan hati
wuyung
agar tadarusku tak alum

Solo, 2016

Patah

1#
Dan saat dada
jatuh cinta
di sana senyummu tuba

2#
Lalu pagi seperti onak
menyuguhi surya
retak

3#
Sejak itu
aku menjelma nisan
dalam pertemuan

Solo, 2016

Malam Pertama

1/
Padamu
aku ingin istirah
menyuyjudkan gelisah

2/
Sebab di keheningan
nadi ini menghafal
wangimu

3/
Di dadamu
Sujudku ini rebah
Mencium eden yang basah

Solo, 2015


# merupakan sajak HAIKU (modern). sajak yang terdiri dari 3 baris dengan 17 suku kata.


Seruni Unie, penikmat sastra asal Solo. Sejumlah tulisannya pernah terbit di berbagai media, di antaranya Indopos, Jawa Pos, Media Indonesia, Pikiran Rakyat, Minggu Pagi, Balipos, dan radar Surabaya. Juga termaktub dalam 45 antologi bersama. Dua antologi tunggalnya: Catatan Perempuan - 2011 & Andrawina - 2015. Bergiat di Sastra Pawon.

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Seruni Unie
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Republika" edisi Minggu 28 Agustus 2016 




 
Copyright © 2010- | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu
About | Sitemap | Kid-Stories | Ethnic | Esay | Review | Short-Stories | Home