Elegi Pahlawan - Aku Ingin - Kau Matahari - Desember | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu

Untuk Arsip Selanjutnya, Sila Klik Tautan Laman www.klipingsastra.com/ID

Elegi Pahlawan - Aku Ingin - Kau Matahari - Desember Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:35 Rating: 4,5

Elegi Pahlawan - Aku Ingin - Kau Matahari - Desember

Elegi Pahlawan I

Pahlawan itu beli kata-kata di pasar loakan
Lalu, menyulap undang-undang jadi panglima
memerdekakan
Kepentingan

Elegi Pahlawan  II

Begitu banyak uangnya di bank
Begitu kokoh kekuasaannya di pemerintahan
Begitu tinggi terbangnya di ruang-ruang percakapan
Begitu mudahnya ia mengatakan dirinya pahlawan.

Di perut lapar ia datang tak membawa makanan
Di tenggorokan haus ia datang tak membawa minuman
Ia pun selalu datang hanya membawa kepalsuan

Elegi Pahlawan  III

ìdi mana pahlawan ë tanyaku perih yang kehilangan tajamnya
Bambu runcing yang tumpul oleh kerakusan
Dan ketamakan.
Kudus, Nopember 2016.

Aku Ingin

        Bagi : Alm Ane Matahari

Aku ingin suaramu menyenandungkan puisi lagi
Tapi nafasmu kini tinggal mimpi, dan puisi itu
Harus kesepian di altar semesta bersama dan tubuhnya
dipenuhi kata-kata
Dijumputi para penyair yang gelisah hidupnya

Aku ingin gitar itu kau petik kembali di kebun puisi
Tapi jari jemarimu telah kaku, dan puisi itu
Harus kehilangan sahabatnya yang telah pergi
tinggalkan nama
Di pigura zaman yang rahasia

Aku tahu, inilah takdirmu tentang perpisahan dengan
puisi
Aku ingat, inilah gelisahmu yang menyenandungkan
hidup bersama puisi
Aku yakin, inilah kebahagiaanmu yang menemukan
kejujuran adalah puisi
Aku mengenangmu pada merdunya kicau burung
yang merdu
Aku ingin, kau tetap berpuisi di sana...

Aku ingin, kau selalu bahagia bersama kata-kata
Aku ingin, kau selalu bersama cinta..
Kudus, Rumah airmata 2016.

Kau Matahari

: Dahlan Iskan

Di gerbang sunyi aku menemukan kau menjadi burung
berkicau perih
Sayapnya menyembilu dalam gerimis musim tak
berpeta
Sebab angin di luar begitu riuh dan berkabut. Bayangbayang
meluka semesta
Bacalah huruf-huruf berjumpalitan mendera airmata
mendidih
Di batu-batu zaman

Kebenaran itu indah bagi usia yang mengenal cinta
Sebab tanah yang kau pijak senantiasa bicara kejujuran
pada kesucian jejak
Meski arah angin kadang berubah, tak mungkin kebenaran
bisa dikalahkan
Percayalah, pada air yang mengajarkan kemenangan
pada beningnya hati

Di gerbang sunyi aku merasakan kesepianmu
Seperti membayangkan rindu dikhianati ketakadilan
Aku yakin kau akan kembali terbang menemukan
kebenaran. .
Kudus, Nopember 2016.

Desember I

Dalam hujan
Aku berenang dalam heningmu
Kekalahan-kekalahan itu
Berloncatan di bathinku

Desember II

Akhirnya kau tiba kembali
Luka luka jejakku itu
Kembali menyapa dari rintik gerimis
Yang dingin

Desember III

Di tikungan jalan
Kau datang mengajakku
Menengok wajah kelahiran.sendiri
Kudus, Nopember 2016.

Jumari HS, lahir di Kudus 24 Nopember 1965. Karya puisi terangkum dalam buku antologi di Indonesia maupun Asean. Sekarang menjadi Ketua Teater Djarum. Buku puisinya yang sudah terbit ’’Tembang Tembakau dan Tentang Jejak Yang Hilang 2015’’ Buku Cerpen yang sudah terbit “Bayang-bayang Kematian 2015”. ❑-k

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Jumari HS
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Kedaulatan rakyat" Minggu 13 November 2016 

0 Response to "Elegi Pahlawan - Aku Ingin - Kau Matahari - Desember"