Gambir | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu

Untuk Arsip Selanjutnya, Sila Klik Tautan Laman www.klipingsastra.com/ID

Gambir Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:45 Rating: 4,5

Gambir

duduk denganmu dekat peron
menunggu waktu yang iri
membawaku pergi
seperti seorang kepala stasiun
telah kuhadapi banyak kepergian
yang kian sempurna, kian bebas

hujan tak menuda kedatangannya
jelang malam jadi biasa, kelabu,
tak berkabar, menahan gelisah
menunggu kereta siapapun tiba
kulipat perjalanan, menyimpannya
di sudut lorong tua stasiun kereta
yang suram dan dalam

hujan berdiri di luar peron, memandang
kepala stasiun memberangkatkan kesedihan
yang kian sempurna, kian bebas. Peluitnya
pertanda malam kelak turun sempurna
di jalur yang lain, tepat ketika
aku duduk denganmu, pergi
bersama gelisah dalam sebuah gerbong kereta
yang suram dan dalam...





Mega A Noviandari, penikmat sastra dan pehobi fotografi di Bandung.



Rujukan:
[1] Disalin dari karya Mega A Noviandari
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Pikiran Rakyat" edisi Minggu 20 November 2016

0 Response to "Gambir"