Taman Lansia - Taman Vanda - Taman Foto | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu

Untuk Arsip Selanjutnya, Sila Klik Tautan Laman www.klipingsastra.com/ID

Taman Lansia - Taman Vanda - Taman Foto Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:26 Rating: 4,5

Taman Lansia - Taman Vanda - Taman Foto

Taman Lansia

Kamu lebih tua dari paras noni belanda
dari mahoni dan trembesi di kanan kiri.

Urat lehermu dekat rumpun kematian
alih-alih dekat dengan kota yang kasmaran

Siapa bersamamu sekarang
sungai kecilk penuh lliur gelandangan?

Mengapa diam meski kerap terantuk pejalan kaki
dan pemilik rumah di utara kepalamu
lebih sering berjanji daripada mengayomi

Taman Vanda

Di sudut taman ini kita mengenal

Aku berdiri di sisi kiri
engkau lepak di atas kepala.

Aku sering mendengar dengungan
namamu sebagai wacana kini

Muda dan sahaja
Cerdik dan cahaya

O, lalu mengapa mesti vanda?
bukan padat jalan-jalan
antara arcamanik padasuka antara ciroyom-kiaracondong.

Di sudut
hanya di sudut jalan ini aku mengadu
tanpa candu
tanpa gelimang pujian palsu.

Taman Foto

Di bangku ini aku kangen
bertemu lagi cembung lensa
bertahan dari hiruk cinta remaja

aku masih ingat warna bajumu
gaya duduk ketika menoleh kepadaku.

Pukamu pukau abadi
meski hanya berakhir pada akad
pada sanad basa-basi wali.



Dian Hardiana, lahir di Bandung 25 Januari 1983. Beberapa puisinnya pernah dihimpun dlaam antologi bersama seperti; Herbarium (20070, Wajah Seorang Deportan (2008), Berjalan Ke Utara (2010), dan Gelombang Puisi Maritim.

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Dian Hardiana
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Pikiran Rakyat" edisi Minggu 13 November 2016

0 Response to "Taman Lansia - Taman Vanda - Taman Foto"