Karawang Dalam Kaleng - Su | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu

Untuk Arsip Selanjutnya, Sila Klik Tautan Laman www.klipingsastra.com/ID

Karawang Dalam Kaleng - Su Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 17:20 Rating: 4,5

Karawang Dalam Kaleng - Su

Karawang Dalam Kaleng

Aku berdiri di himpit pencakar langit
Tubuh beton itu makin menjepit
Kekuasaan timbun kemilau pangan
Puuck padi tumbuh di antara ilalang

Buaian melayang mencari tuan
Keluar dari corong besar menjulang
Mega meringis dikepul asap
Jerit karawang hantap kemewahan

Tangan-tanagn tengadah panjang
Kaki melepuh si miskin kelaparan
Receh tutup nanah darah
Makmur hanya surga tak pasti

Musafir sikut kerasnya aspal
Kaleng kecil hias lampu jalan
Harap tanagn turun datang
Lelah tiada, demi sebutir padi

Aku tau tugu etrpampang itu
Tugu tangan genggam padi
Aku tak tahu arti
Aku tahu arti kaleng kau beri

Kau Karawang
Amplop harapan kenapa kau tukar kaleng?
Kaleng terukir urat saraf
Sungguh indah, di mana kau belu?

Karenamu Karawang
Aku datang, punya kaleng indah
Karenamu Karawang
Air mataku kering tak sisa

Su

Bagaimana tak tercengang
Rembulan tertancap di atas siung
Silaunya pudar dijilat kumbang
Danau tertawa bahak
Sampai buih hasrat meluap
Runtuhkan saka alam penuh noktah

---
Kunang-kunang lelah menyinari bintang
Bintang tumbuh di hamparan danau
Daging terbungkus kulit berderet gelisah
Menjaga rembulan, tak dicuri mega durjana
Rakit menepi emncari mangsa
Moncongnya mengendus puspa kelana

---
Orkes lolongan jangkrik
Berpadu siulan gagak
Tembang karma menanti penoda
Gunung-gunung menari samba
Riuhan angin berpesta pora

---
Kleabu hangus di belenggu rembulan
Katak berenang mengitari danau
Mencari serpihan rembulan
Hilang terpahat garis khatulistiwa
Rembulan kumal,
Tak usah di rendam mata.




Irvan Syahri, penyuka puisi serta prosa.



Rujukan:
[1] Disalin dari karya Irvan Syahri
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Pikiran Rakyat" edisi Minggu 6 November 2016

0 Response to "Karawang Dalam Kaleng - Su "