Kalian Bohongi Kami - Sajak Koruptor - Embun Melintas Jendela - Meme yang Kaulaporkan | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu

Untuk Arsip Selanjutnya, Sila Klik Tautan Laman www.klipingsastra.com/ID

Kalian Bohongi Kami - Sajak Koruptor - Embun Melintas Jendela - Meme yang Kaulaporkan Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 03:30 Rating: 4,5

Kalian Bohongi Kami - Sajak Koruptor - Embun Melintas Jendela - Meme yang Kaulaporkan

Kalian Bohongi Kami

kaubohongi kami
manuver-manuver apalagi?
tak luntur cinta kami
pada Komisi Pemberantasan Korupsi
mereka mewakili dan menemani
membaca hati kami
mengungkapkan sikap anti

silakan berbusa-busa argumentasi
menyerang kanan-kiri
mengkriminalisasi
seolah menyodorkan bukti-bukti
agar menjadi anti pasti
menguji cinta kami

hukum tak boleh tumpul
menjangkau yang sakti
menjerat yang sesat
tak terintangi politisasi
tak terhalang unjuk kekuasaan
jangan kalian bohongi
dengan setumpuk argumentasi

untuk apa kaulaporkan
keyakinan kami
yang memperjuangkan nurani
kalian selalu menakut-nakuti
kaubungkam dengan sehunus pasal
seperti haram memiliki negeri
dan kaukira kami bakal berhenti?


Sajak Koruptor

kau itu, tak puaskah hanya menjadi orator
dengan menambah predikat sebagai koruptor
terhadap uang kau predator
terhadap proyek kau selebor

kau itu, tak henti-henti berteriak
pidato dengan pinggang berkacak
berjargon-jargon sampai serak
yang terbukti hanya menjadi kerak

kau itu, mengapa nurani tak berasa
membaca suara-suara
menyimak bahasa-bahasa mata
mengaji pada getar jiwa
hanya demi kemenangan fanaÖ


Embun Melintas Jendela

embun lewat melintas jendela
hanya menyapa tadi pagi
menyisipkan warta
dari halaman ke halaman
korupsi mendominasi
menambah kusam
wajah koran
yang sedang sandyakala

slogankah kaukatakan
tiada hari tanpa korupsi?
berita-berita operasi tangkap tangan
para tersangka menghindar merasa sakti
opini bertebaran menguji nyali
menohok siapa pun yang kampanye antikorupsi

embun lewat tadi pagi
melintas di kaca jendela
berita yang sama
koruptor mengaku dizalimi
orang kuat yang merasa dipolitisasi.

Meme yang Kaulaporkan

sebegitu mudahkah kita
kehilangan kegembiraan
mengabaikan kelucuan
meribetkan yang lucu-lucu
dengan cara yang tidak lucu
atau kauanggap itu
membuat semakin lucu?

sempat-sempatnya†
kaulawan meme
bahasa rakyat semesta
pilihan berpesan
kecerdasan bicara tanpa unjuk rasa
mengungkap rasa dengan rupa
menjaga akal tetap waras
menohok merespons keadaan
menilai persoalan

akan kauadilikah bahasa rakyat
yang merayakan pendapat
dengan pasal kekuasaan
dan kauanggap itu prioritas
mengumbar kepentingan
penegakan harga diri
ketimbang moralitas

meme bukan bahaya
yang harus dibungkam
ia mulut rakyat
ekspresi pendapat
bukankah hidup masih waras
ketika kita masih bisa
menertawakan diri
untuk mengoreksi kelakuan.

*Puisi-puisi tersebut merupakan sebagian dari 33 karya Amir Machmud NS yang pada 9 Februari 2018 akan diluncurkan dalam antologi99 Puisi Tiga Lelaki Araibersama penyair dari Riau Dheni Kurnia dan sastrawan cum jurnalis Hendry Ch Bangun.(44)

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Mokhamad Amir Machmud NS
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Suara Merdeka" edisi Minggu 10 Desember 2017

0 Response to "Kalian Bohongi Kami - Sajak Koruptor - Embun Melintas Jendela - Meme yang Kaulaporkan"