Rindu Kota Dambaan | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu

Untuk Arsip Selanjutnya, Sila Klik Tautan Laman www.klipingsastra.com/ID

Rindu Kota Dambaan Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 00:30 Rating: 4,5

Rindu Kota Dambaan

Rindu Kota Dambaan

Bukan lagi bunga bermekaran
Yang menghiasi samping rumah pinggir jalan
Tidak lagi pohon hijau tumbuh
Sejuk rukun orang berteduh

Dari jauh tampak gundukan tanah
Aku kira sedang proses berbenah
Bau busuk mulai menusuk
Basah lembap barang tak kunjung susut

Riuh pinggir kota menyaksikan
Pekat sesak polusi kendaraan
Luap busa cucian di tepi sungai
Tangerang kota bumi tak lagi permai

Sudikah kau berbagi pondokan?
Saat badai bah menghadang

Dede Ma'rifah, penulis tinggal di Jalan Cibiru Hilir No 39 Cileunyi, Bandung

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Dede Ma'rifah
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Pikiran Rakyat" edisi Minggu 28 Januari 2018

0 Response to "Rindu Kota Dambaan"