MENCARI KATA DI KAMUS - HAI, MALAM - HUJAN MENJADI API - DERMAGA AKAN SINGGAH - SELAMAT DAUN KURAWAT - SELAMAT DAUN KURAWAT | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu

Untuk Arsip Selanjutnya, Sila Klik Tautan Laman www.klipingsastra.com/ID

MENCARI KATA DI KAMUS - HAI, MALAM - HUJAN MENJADI API - DERMAGA AKAN SINGGAH - SELAMAT DAUN KURAWAT - SELAMAT DAUN KURAWAT Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 04:39 Rating: 4,5

MENCARI KATA DI KAMUS - HAI, MALAM - HUJAN MENJADI API - DERMAGA AKAN SINGGAH - SELAMAT DAUN KURAWAT - SELAMAT DAUN KURAWAT

MENCARI KATA DI KAMUS

kau sudah ditinggalkan kata
lalu kau cari-cari di kamus
pikiranmu sendiri
dan menyusun serupa puisi
yang telah pula lama pergi

bahkan, kata rindu
dan cinta
yang selalu kausematkan
di tiap baris-baris kausebut 
puisi itu; tak pula menemuimu

kau kemudian meracau
menyusun setiap benci
jadi diksi: maki!

2017-2018 

HAI, MALAM  

hai, malam
kekasihku di mana kau sembunyikan?

 aku ingin datang ini kali
mau bermuka-muka:
singkaplah tutup wajahku

-- basuhlah, basuh...

2017-2018 

HUJAN MENJADI  API  

demikianlah,
hujan telah menjadi api
dalam diriku. tak perlu lagi kain hangat
yang dulu aku bisa lelap
ada kembang-kembang bagai kilat
membuatku selalu terlihat ada
ke mana pergi. kau buru aku
kau ingin aku masuk dalam tangkapmu

demikianlah,
api dalam hujan 
telah membunuh dingin
juga inginku jauh darimu

2018, maret 28 - KGM 

DERMAGA AKAN SINGGAH  

hanya namamu masih tersimpan
dermaga akan disinggahi 
jika ingin ke bandar
atau sebab rindu ke rumah ibu
lalu lupa, bahkan amarah dan cacimu
-- bertahuntahun;
bukankah aku akan tamat di jalan ini
meninggalkan tiap bekas jejak,
 impian, mungkin pula seratus kenangan
bersamamu dan di luar dirimu

kenangankenangan saat kusentuh 
selembar daun sebelum angin 
menggugurkan
temali kapal sesaat ingin berlayar 
melepas pelabuhan yang kembali sunyi -
kecuali namamu tak hilang
sebab banyak yang sama; tapi kenangan,
mimpi, dan bekas jejak di jalan yang  pernah
kita lintasi sudah tak lagi terbaca
kerinduan itu cuma sehembus angin...

2018 


SELAMAT DAUN KURAWAT  

selembar daun kurawat selama ini
akhirnya gugur . angin membelai
tanah menggapai

tak ada yang bisa dirawat
juga segala yang dicintai
daun akan pulang
kasih pun bakal terbang

seperti pertemuan 
ada batas waktu :
selembar daun gugur
meski lama kurawat

seperti denganmu?

2018 

*)  Isbedy Stiawan ZS , lahir dan besar di Tanjungkarang, Lampung. Menulis puisi, cerpen, dan esai yang dipublikasikan di berbagai media massa. Buku puisi terbarunya Kota, Kita, Malam, Kepada Puisi Beri Aku lagi Cinta dan Anak Kunci di Kepala (2017), akan terbit, Kau Mau Mengajakku ke Mana Malam ini? (Basabasi Y ogyakarta, Mei 2018) dan Di Alunalun itu Ada Kalian, Kupukupu, dan Pelangi (Siger Publisher , Mei 2018).

Rujukan:

[1] Disalin dari karya Isbedy Stiawan ZS
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Kedaulatan Rakyat" edisi Minggu, 22 April 2018 

0 Response to "MENCARI KATA DI KAMUS - HAI, MALAM - HUJAN MENJADI API - DERMAGA AKAN SINGGAH - SELAMAT DAUN KURAWAT - SELAMAT DAUN KURAWAT "