Negara Api - Negeriku Entah di Mana | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara: Puisi, Cerber, Cerpen Koran Minggu

Untuk Arsip Selanjutnya, Sila Klik Tautan Laman www.klipingsastra.com/ID

Negara Api - Negeriku Entah di Mana Reviewed by Kliping Sastra Nusantara on 02:00 Rating: 4,5

Negara Api - Negeriku Entah di Mana

Negara Api

dari ujung barat banyak korupsi
dari ujung timur banyak mutilasi
kutengok utara ada kebakaran
kutengok selatan ada bencana
sana-sini rusak tatanan birokrasi

tak sedap dipandang
tak rupa dilihat
tak indah didengar
jejal sana jegal sini
tebas sana trabas sini
penggal sana panggul sini
potong sana catut sini
omong sana bohong sini
semua kosong
blong

kemudian lempar batu sembunyi tangan
alih-alih dalih
olah kata otak-atik kalimat
dibuat jadi ambigu, samar, buyar, tak pelak jadi ambyar
hilang jejak tak terekam
terhapus
dan bermuara pada alibi
semu....

sisakan nestapa
kids zaman now jadi trend
generasi micin tak kalah ngehits
muncul pelakor
menjamur parodi-parodi satir
ejek sana ejek sini
bejibun cendekia yang sulit pola pikirnya

tak ada hormat lagi dengan pejabat
frasa-frasa sarkas bertaburan menghinakan
teriakan ketidakadilan memekakkan telinga
tak pernah didengar

Semua tatanan rusak
bak rumah tak berbentuk
tiang tak lagi jadi penyangga
atap lagi jadi pelindung
genting tak lagi mampu menyeka terik dan hujan
semua alih fungsi
ingin berdiri sendiri

narkoba jadi makanan pokok,
sabu jadi kawan bicara,
ganja jadi sahabat sejati,
miras minuman bergengsi

egoisme,
individualisme,
vandalisme,
nepotisme,
komunisme,
dan isme-isme bermunculan
bak lebah bertebaran menyengat lawan

tak jelas siapa kawan siapa lawan
semua berlagak rupawan bersahaja
tak lagi kutemukan kalimat puitis
lagu merdu
nyanyian cinta
yang membuai angan
tak lagi adasirna , raib, dan gaib

kepada siapa kutitipkan negeri ini
jika penghuni negeri ini berlari mementingkan perut sendiri
kutitipkan kepada siapa nyanyian gembala ini
kuhadiahkan kepada siapa pemuda-pemudi perkasa ini
jika negeri ini semakin lapuk tak berbentuk?

Bersemi, 26 Februari 2018

Negeriku Entah di Mana

tak kudengar
tembang dolanan lagi

tak kulihat
indahnya nyanyian si gembala lagi

semua raib bak kilat di tengah gelegar
halilintar cepat lalu menghilang

yang kulihat beda dengan yang kudengar
yang kau ceritakan beda dan kenyataan

angka jadi huruf
huruf jadi angka

putih kau hitamkan
hitam kau putihkan
berjalan beriringan tak sesuai nurani negeriku

kau ciptakan api
lalu kau padamkan

kau bebas berkuasa
semaumu

yang lemah kau bungkam
rapat dengan perekat

ah....
apa-apaan ini
di mana nurani negeriku

kau buat birokarasi kelas teri
yang berujung bau terasi

mau dibawa ke mana negeriku?
korupsi kau lindungi
penguasa bertopeng bertebaran di seluruh negeri

belagak berdasi ke sana-kemari
tenteng catatan janji
dengan segudang alibi
bak dalang yang memainkan wayangnya piawai

wahai engkau yang punya takhta
aku titip negeri ini
kembalikan nurani negeriku
agar senyum anak negeri ini bisa terurai kembali

Grobogan, Kamis 17 Mei 2018

* Sri Penny Alifiya Habiba(Bunda Penny), lahir di Grobogan, 17 Januari 1981. Staf pengajar mata pela-jaran bahasa Indonesia dan sastra Indonesia di MAN 1 Grobogan. Dosen tamu Stikes Annur Purwodadi 2007-2011. Aktif menjadi juri puisi tingkat provinsi, nasional,dan pidato bahasa Indonesia. S-1 Sastra IndonesiaUGM lulus 2004, S-2 Pendidikan Bahasa IndonesiaUnnes lulus 2017. (44)


Rujukan:
[1] Disalin dari karya Sri Penny Alifiya Habiba
[2] Pernah tersiar di surat kabar "Suara Merdeka" edisi Minggu 27 Mei 2018

0 Response to "Negara Api - Negeriku Entah di Mana"